Dua Kontraktor Berebut Proyek Masjid Agung Kota Bogor Rp26 M, Bima Arya : Semoga Tidak Gagal Lelang

by -
Proyek Masjid Agung Kota Bogor yang kembali dilanjut tahun ini dengan anggaran Rp26 miliar. (Dok. Prokompim Kota Bogor)

METROPOLITAN.id – Sejak April lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah membuka tender untuk paket pekerjaan pembangunan Masjid Agung lanjutan untuk tahun anggaran 2022.

Menilik laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bogor, paket pekerjaan dengan nama Pembangunan Masjid Agung Lanjutan ini dilelang dengan pagu anggaran Rp26,2 miliar.

Hingga Kamis (5/5), tahapan lelang kini tengah memasuki evaluasi administrasi, kualifikasi teknis dan harga yang ditawarkan penyedia jasa. Dari 60 peserta lelang, hanya ada dua penyedia jasa yang melakukan penawaran.

Yakni CV Utama Jaya dengan nilai penawaran Rp21,2 miliar dan PT Cipta Prima Selaras dengan nilai penawaran Rp25,8 miliar. Jika sesuai jadwal, penetapan pemenang bakal dilakukan pada 12 Mei mendatang.

Baca Juga  Catat Nih, Semua Kegiatan Ibadah di Kota Bogor Dilakukan di Rumah Masing-masing

Hal itu dibenarkan Wali Kota Bogor Bima Arya. Ia mengatakan bahwa pekerjaan Masjid Agung lanjutan pada tahun ini sudah masuk proses lelang.

Dari laporan yang ia terima, sudah ada beberapa calon pelaksana yang ikut lelang.

“Masjid agung sekarang sudah masuk proses lelang. Sudah dilaporkan ada beberapa calon, tapi kan kita nggak bisa intervensi juga ya,” katanya kepada awak media, baru-baru ini.

Bima Arya pun berharap proses tender proyek Masjid Agung yang sedang dilakukan saat ini tidak sampai terjadi gagal lelang. Jika berjalan mulus dan ada pemenang, ia menargetkan akhir tahun ini Masjid Agung sudah bisa digunakan kembali oleh warga untuk beribadah.

“Kita berharap tidak gagal lelang. Selalu persoalannya kan ke sistem. Tidak memenuhi kualifikasi dan lainnya. Mudah-mudahan tidak gagal lelang. Kalau tahun ini tidak gagal lelang dan ada pemenang, Insya Allah bisa digunakan di akhir tahun ini,” ujarnya.

Baca Juga  Mau Disanksi, Lurah Babakan Santai

Selain itu, pekerjaan juga bisa berlanjut pada tahun anggaran 2023 yang meliputi pekerjaan fasade dan lainnya. Ia jug menargetkan pada tahun 2023, proyek Masjid Agung yang sudah mulai dibongkar sejak 2016 silam ini bisa 100 persen selesai. Serta kembali bisa digunakan untuk tempat beribadah dan salat berjamaah.

“Tahun depan dianggarkan lagi untuk fasade-nya dan sebagainya. Jadi selesai 100 persen baru akhir tahun depan. Tapi digunakan untuk tempat ibadah, dipakai salat disana, Insya Allah akhir tahun ini bisa,” tukas politisi PAN itu.

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor Agnes Andriani Kartika Sari menuturkan bahwa hampir semua pekerjaan prioritas untuk tahun 2022 sedang dalam proses lelang. Salah satunya Masjid Agung dan Jalan Regional Ring Road (R3) Katulampa.

Baca Juga  Operator SD se-Bogor Tengah Kumpul Bareng Bahas UN

Jika tahapan lelang berlangsung lancar sesuai jadwal, tanpa ada waktu tambahan untuk sanggah ataupun terjadi gagal lelang, ia memperkirakan lelang akan selesai pada akhir Mei 2022.

“Pekerjaan prioritas tahun 2022, hampir semuanya sedang proses lelang. Salah satunya Masjid Agung dan Jalan R3. Jika sesuai jadwal, (selesai tender) di akhir Mei,” tuntasnya. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.