Giliran Kepala Bappenda Bogor hingga Wadir RSUD Ciawi Digarap KPK

by -

METROPOLITAN.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sembilan saksi terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Bogor nonaktif, Ade Yasin, Selasa (17/5). Dua di antaranya adalah Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor Arif Rahman dan Wakil Direktur (Wadir) RSUD Ciawi, Yukie Meistisia Anandaputri.

Sementara tujuh orang lainnya yang turut digarap KPK hari adalah Kasubbid Akuntansi BPKAD Kabupaten Bogor, Yeni Naryani; PPK di RSUD Ciawi Bogor, Irman Gapur; dua Staf Outsourcing di Bagian Keuangan Setda Kabupaten Bogor yaitu Nadia Septiyani dan Tubagus Hidayat.

KPK juga memanggil staf bagian keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Deri Harianto; staf Bappenda Kabupaten Bogor, Mika Rosadi; staf Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan.

Baca Juga  Diduga Langgar PSBB, Borcess Cuma Dapat Teguran Tertulis Dari Satpol PP

“Hari ini pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021 untuk tersangka AY,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Selasa (17/5).

Sebelumnya pada Jumat (13/5) lalu, KPK juga memanggil enam pejabat di lingkungan Oembak Bogor untuk diperiksa sebagai saksi di kasus yang sama.

Mereka adalah Sekretaris BPKAD Pemkab Bogor, Andri Hadian; Sub Koordinator Pelaporan Dinas BPKAD, Hanny Lesmanawaty; Kasubbag Penatausahaan Keuangan Setda Kabupaten Bogor tahun 2019 s.d. sekarang, Ruli Fathurahman; PNS/Kasie di Dinas Pedidikan Kabupaten Bogor, Desirwan; Kepala BPKAD Kabupaten Bogor, Teuku Mulya; dan Inspektur/mantan kepala BPKAD tahun 2019 s.d. 2021, Ade Jaya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.