Imbas One Way Puncak, Kota Bogor Berlakukan Rekayasa Lalulintas di Baranangsiang

by -

METROPOLITAN.id – Polresta Bogor Kota memberlakukan rekayasa lalulintas di simpang Baranangsiang pada Kamis (5/5).

Rekayasa lalulintas ini dilakukan menyusul diberlakukannya penerapan sistem one way di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor yang berimbas terjadi kepadatan arus lalulintas di wilayah Kota Bogor.

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Bogor Kota, AKP Budi Suratman mengatakan, rekayasa lalulintas diterapkan sejak pukul 11:00 WIB. Di mana, titik rekayasa terbatas ini dilakukan dari arah keluar gerbang Tol Bogor dan kendaraan dialihkan memutar di simpang Ekalokasari.

“Jadi kendaraan yang keluar dari gerbang Tol Bogor hendak menuju ke seputaran SSA itu untuk sementara dialihkan ke Tajur, mulai dari Baranangsiang sampai Ekalokasari,” kata AKP Budi kepada wartawan.

Baca Juga  Kasus Pengeroyokan di THM Zentrum, Polisi Periksa Artis FTV

“Nanti kendaraan berputar di Ekalokasari lalu mengarah ke Baranangsiang dan seputaran SSA,” sambungnya.

Dijelaskannya, rekayasa lalulintas ini dilakukan pihaknya karena terjadi antrean kendaraan di gerbang Tol Bogor. Sehingga, keputusan ini dilakukan untuk mengurai kepadatan arus lalulintas.

“Kenapa ada antrean, karena dari Gadog menuju Puncak sedang diberlakukan one way sehingga arus yang dari arah Puncak dialihkan ke Kota Bogor, sehingga ada titik kepadatan di seputaran gerbang Tol Bogor sampai Tajur,” ucap dia.

“(Setelah rekayasa lalulintas dilakukan) secara umum sampai dengan pukul 12:30 WIB arus lalulintas dari arah Ciawi-Ekalokasari menuju Baranangsiang-Seputaran SSA cukup lancar,” ungkap AKP Budi.

“Dan kita menyiapkan 44 personel yang ditempatkan dari Baranangsiang sampai Ciawi dan yang di seputaran SSA ada 35 personel yang saat ini sedang berjibaku mengurai arus lalulintas di wilayah Kota Bogor,” ujarnya. (rez) 

Baca Juga  Resmi! Kota Bogor Terapkan Kebijakan Tanpa Kantong Plastik di Pasar Tradisional

Leave a Reply

Your email address will not be published.