Kinerja TJSL Kabupaten Bogor Dianggap Belum Maksimal, Dewan Usulkan Bentuk Tim di Tingkat Kecamatan

by -

Belum maksimalnya Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diberikan sejumlah perusahaan, rupanya menjadi catatan penting bagi DPRD Kabupaten Bogor. Bahkan, wakil rakyat itu membuat panitia khusus (pansus) ihwal membahas peraturan daerah tentang TJSL yang selama ini dianggap belum optimal dan belum terasa kehadirannya bagi masyarakat.

“KITA baru melakukan eks­pos dengan Tim TJSL dan perwakilan pengusaha di Kabupaten Bogor. Dari pem­bahasan itu memang ada yang harus dievaluasi dan diper­baiki,” terang Ketua Pansus TJSL, Ruhiyat Sujana.

Ia menjelaskan, saat ini Pe­merintah Kabupaten (Pemkab) Bogor hanya memiliki satu tim TJSL yang diisi tak lebih dari lima orang. Hal itu diang­gap menjadi persoalan men­dasar, karena tak ada satu orang pun yang benar-benar fokus dalam persoalan TJSL.

Baca Juga  Tim TJSL Dukung Pemdes Kelola CSR

Dengan keterbatasan Tim TJSL tersebut, pansus beren­cana menambah anggota Tim TJSL. Bahkan, Tim TJSL nanti­nya akan dibentuk di setiap kecamatan agar Tim TJSL dapat memetakan potensi di setiap kecamatan. “Kalau kita lihat sekarang dari lima anggota TJSL ini kan memang punya kesibukan masing-masing,” katanya.

Bahkan dari ribuan peru­sahaan di Kabupaten Bogor, Ruhiyat menduga kurang dari 50 persen perusahaan telah menggugurkan dalam kewajibannya dalam meny­alurkan TJSL. “Makanya kita ingin mendata terlebih dulu. Karena saya yakin di Bogor ada ribuan perusahaan. Se­dangkan dari ekspos bersama Tim TJSL beberapa waktu lalu, perusahaan yang telah melaporkan TJSL-nya ke­pada tim hanya sedikit,” pa­parnya.

Begitu pula dengan bentuk TJSL yang disalurkan peru­sahaan yang selama ini belum memenuhi kebutuhan masy­arakat. Sebab, penyaluran TJSL oleh perusahaan saat ini ter­kesan sia-sia. Ruhiyat men­gungkapkan, penyaluran TJSL sebesar Rp5 miliar dibangun taman. Padahal, masih ba­nyak kebutuhan masyarakat yang lain jika dibandingkan membangun taman. “Padahal kalau dilihat masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum bisa dipenuhi pemda, seperti sekolah rusak, kamar mandi umum dan beberapa fasilitas lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  Tim TJSL Kabupaten Bogor Sebut Berhasil Kumpulkan Rp150 Miliar Selama Dua Tahun

Dengan dibentuknya Tim TJSL pada tingkat kecamatan, Ruhiyat berharap bisa menga­komodasi kebutuhan masy­arakat yang belum bisa di­realisasikan Pemkab Bogor. Begitu pula dengan penyalu­ran TJSL oleh perusahaan bisa tepat sasaran. (mam/ eka/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.