Lokasi Wisata Kota Bogor Alami Lonjakan Jumlah Pengunjung, Waspadai Anak Tertinggal Rombongan Keluarga Seperti Warga Bojongggede Ini

by -
Dok. Polresta Bogor Kota

METROPOLITAN.id – Bagi orang tua yang tengah menikmati liburan Idul Fitri tahun ini bersama keluarga ke berbagai tempat wisata di Kota Bogor, ada baiknya tetap waspada dalam menjaga si buah hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Jangan sampai, si buah hati hilang atau tertinggal dalam rombongan. Seperti kejadian nahas yang dialami FA, bocah empat tahun yang sempat tertinggal rombongan keluarga usai berwisata di Kebun Raya Bogor (KRB) dan dibawa oleh warga ke Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat.

Untungnya, tak lama setelah dibawa ke Mako Polresta dan informasi tersebar di berbagai media sosial, bocah tersebut berhasil bertemu kembali dengan keluarganya.

Menurut Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bogor Iptu Rohmadi, peristiwa itu terjadi pada Rabu (4/5) lalu.

Baca Juga  Jelang Muskot, Dua Kandidat Ketua PPI Kota Bogor Diuji di Hadapan Wakil Wali Kota hingga Tokoh Media

Saat itu, FA bersama keluarganya hendak pulang ke rumah di Bojonggede, Kabupaten Bogor selepas berwisata dari Kebun Raya Bogor (KRB) dengan menggunakan angkot.

“Rombongan anak dan keluarganya itu dari Kebun Raya. Setelah mau, mau pulang ke Bojong mereka menunggu angkot,” kata Rohmadi, belum lama ini.

Namun ketika hendak menunggu angkot, tanpa disadari FA malah naik angkot yang salah dan membuat dirinya terpisah dari rombongan orang tua dan keluarganya yang menaiki angkot yang berbeda.

“Dalam perjalanan si anak tersebut melihat kiri kanan didalam angkot, nggak ada kelurganya, akhirnya dia menangis,” tandasnya.

Alhasil, ada warga di dalam angkot tersebut yang mengantarkan FA ke SPKT Polresta Bogor Kota. Selang beberapa waktu setelahnya, keluarga FA yang merasa kehilangan anaknya tersebut pun datang ke Mako Polresta Bogor Kota.

Baca Juga  Tindaklanjuti Aspirasi Warga, DPRD Kota Bogor Mediasi Persoalan Warga BMW Dengan Pihak Developer

“Alhamdulilah ada yang mengantarkan ke SPKT. Setelah mendapat informasi, akhirnya bertemu. Masyarakat sadar, ketika ada problem, datang ke SPKT dan dipertemukannya di SPKT,” tukas Rohmadi.

Kejadian itu tentu menjadi alarm bagi orang tua yang membawa anak saat berwisata di berbagai lokasi wisata di Kota Bogor. Apalagi lonjakan jumlah wisatawan di berbagai lokasi wisata terjadi dan diprediksi masih akan terjadi hingga Minggu (7/5) atau akhir dari masa libur cuti bersama Idul Fitri 1443 H.

Sebut saja wisatawan yang berekreasi ke Kebun Raya Bogor (KRB), yang disebut meningkat signifikan selama libur Hari Raya Idul Fitri 1443.

Bahkan dalam dua hari saja, tercatat sebanyak 10 ribu pengunjung yang masuk ke KRB. General Manager Corporate Communication & Security PT Mitra Natura Raya (MNR) KRB, Zaenal Arifin mengatakan, jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah kunjungan pada libur Lebaran tahun ini mengalami peningkatan dua kali lipat.

Baca Juga  4 Pabrik Pencemar Sungai Cileungsi Ditutup Satpol PP

“Tentunya sangat signifikan dibanding dengan tahun sebelumnya atau dua tahun sebelumnya. Jumlah pengunjung (selama) dua hari saja mencapai lebih dari 10 ribu orang,” kata Zaenal.

Menurutnya, melonjaknya jumlah kunjungan tidak lepas dari adanya kebijakan pembatasan yang dikeluarkan pemerintah pada Lebaran tahun ini yang lebih longgar dari sebelumnya.

Zaenal menambahkan, jumlah kunjungan pada Lebaran tahun lalu rata-rata hanya sekitar 4 ribuan orang per hari. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.