Pasca Wisatawan Tewas Tersambar Petir, Wisata Camp Gayatri Ditutup

by -

METROPOLITAN.ID – Pasca adanya wisatawan meninggal dunia tersambar petir waktu lalu Muspika Kecamatan Cisarua serta KNPI Cisarua langsung menutup Wisata Alam Camp Gayatri.

“Iya kita tutup sementara,”ujar Camat Cisarua Ivan Pramudya kepada Metropolitan. Rabu (18/5)

Menanggapi Perihal itu, penutupan kawasan wisata alam Gayatri diwilayah Desa Citeko itu, Ivan mengaku hingga batas yang tidak ditentukan. Iapun akan memastikan perijinan yang dimiliki.

“Ijin yang lain akan ditindak lanjuti,” katanya Rabu (18/5).

Sementara itu kasi Trantib kecamatan Cisarua Efendi mengatakan penutupan ini dilakukan bersama dengan Koramil dan Polsek Cisarua.

“Betul sementara kita tutup. Kita sudah mendatangi dan mediasi untuk ditutup sementara,” ujarnya.

Baca Juga  Fatayat NU Kota Bogor Peringati Hari Keluarga Lewat Nobar, Ingatkan Pentingnya Ketahanan Keluarga

Perihal penutupan tersebut Metropolitan mencoba mengkonfirmasi terhadap pihak pengelola hingga kini pihak pengelola sedang tidak berada di tempat.

Diberitakan sebelumnya, seorang wisatawan tewas tersambar petir saat camping di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Sabtu (14/5) lalu.

Peristiwa bermula saat korban bersama dengan pasangannya datang ke lokasi Camp Gayatri di Kampung Citeko, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Menangapi hal tersebut Ketua KNPI Cisarua angkat bicara, Kiki Jaka Kumala mengatakan, Terkait permasalahan Gayatri kami selaku pengurus KNPI Cisarua, meminta pemerintah untuk mengecek terkait perijinan.

Selain itu jika memang ada investor yang masuk untuk membuat pariwisata di wilayah kami. “ya tolong untuk lebih selektif, serta tidak semena-mena begitu saja untuk di berikan perijinannya.

Baca Juga  Kebakaran Dini Hari, Korban Lapas Tangerang Diduga Berjumlah 40 Orang

“Kami tidak tau jelas mengenai perijinan camp Gayatri itu, soal perizinannya sudah di urus apa belum. Selain itu KNPI meminta kepada pemerintah Cisarua khususnya agar lebih selektif permasalahan perijinan,” jelasnya.

Sebagai ketua pemuda KNPI Cisarua sendiri lebih baik di tutup saja jika menimbulkan korban kembali. Dan untuk penangkal petir kami akan melakukan asistmen dulu terkait SOP keamanan maupun kenyamanan perusahaan tersebut.

Bukan hanya Gayatri saja tetapi semua objek wisata yang ada diwilayah puncak ini, tolong kepada para pengusaha soal perijinan harus di utamakan dan aspek keselamatan bagi pengunjung.

Lanjut dia, pengunjung itu harus jelas apakah mendapat asuransi atau tidak jika ada pelanggaran disitu seperti kecelakaan segala macam kami juga meminta untuk penegak hukum agar mengusut tuntas.

Baca Juga  Sehari Jelang Puasa, Harga Telur Ayam dan Daging Sapi di Kota Bogor Masih Tinggi

“Sebagai pemuda KNPI akan terus bergerak jika pemerintah setempat memang tidak bisa bertindak tegas,” tandasnya. (suf)

Leave a Reply

Your email address will not be published.