Peringati HUT ke-205 Kebun Raya Bogor, BRIN Diganjar Penghargaan

by -

METROPOLITAN.id – Badan Riset Inovasi dan Nasional (BRIN) mendapatkan penghargaan dari Musium Rekor Indonesia (MURI).

Dua penghargaan yang didapat sekaligus itu diberikan dalam peringatan HUT ke-205 Kebun Raya Bogor pada Rabu (18/5).

“Jadi kami di BRIN sangat senang ya bisa mendapatkan rekor Muri,” kata Kepala BRIN, Dr Laksana Tri Handoko.

“Tidak hanya sekedar apresiasi penghargaan, tapi bisa jadi simbol bahwa kita bisa membuat sesuatu yg bisa meningkatkan atraktif buat publik,” sambungnya.

Menurutnya, kedua penghargaan yang diraih BRIN diantaranya terkait penanaman spesies pohon terbanyak serentak di Kebun Raya dan penanaman pohon secara serentak di Kebun Raya terbanyak.

“Total ada 102 jenis dari 48 suku yang ditanam secara serentak di 22 Kebun Raya yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga  Rusli Gantikan Eka Jadi Pimpinan DPRD Kota Bogor, Sekwan: Minggu Ini Berkas Diserahkan ke Bandung

Dijelaskannya, peringatan HUT ke-205 Kebun Raya Bogor ini juga merupakan momentum pertama pihaknya setelah integrasi berbagai unit riset negeri.

Untuk itu, pihaknya berharap peringatan HUT ke-205 Kebun Raya Bogor ini mampu menjadi momentum awal untuk memperkuat posisi Kebun Raya di berbagai daerah.

“Jadi fungsi Kebun Raya tidak hanya kita dorong untuk riset konservasi dan eduwisata, tetapi juga untuk fungsi yang lain termasuk sains center, pemberdayaan ekonomi UMKM di daerah masing-masing yang berbasis teknologi dan juga untuk tempat berkesenian,” imbuhnya.

“Intinya Kebun Raya bisa menjadi pusat aktivitas masyarakat di lingkungan masing-masing. Dan ini adalah pendekatan baru karena pengalaman kita dari pandemi dua tahun ini cukup berat bagi para pengelola kebun raya sehingga ke depan kita lebih tingkatan Kebun Raya menjadi pusat aktivitas secara umum,” ujarnya.

Baca Juga  Tanamkan Pentingnya Literasi Keuangan, Kementan Gelar Pelatihan Bagi Staf BDSP dan Fasilitator Muda

Disisi lain, dikatakan Kepala BRIN, dalam peringatan HUT ke-205 Kebun Raya Bogor, pihaknya juga turut meresmikan Griya Anggrek. Di mana, tempat ini merupakan salah satu infrastruktur yang secara spesifik memang ditunjukan untuk menyimpan koleksi tanaman anggrek.

“Khususnya yang asli, selain yang hasil silang juga ada. (Griya Anggrek) sekaligus juga tempat edukasi publik setidaknya terkait anggrek atau konservasi secara umum,” ungkap dia.

Dilanjutkannya, Griya Anggrek ini diperkirakan mampu menampung puluhan ribu tanaman dari berbagai jenis.

“Kondisinya sampai saat ini Insya Allah terjaga dengan baik dan kita akan terus melestarikan konservasi. Termasuk kita masih melakukan ekspansi dengan membangun green house di Cibinong,” tandas Kepala BRIN.

Baca Juga  Sindiran Faye Nicole untuk Vanessa Angel

Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya yang turut hadir dalam kegiatan ini menitipkan dua hal ke Kebun Raya Bogor. Yakni, tetap dipertahankan sebagai pusat konservasi dan ke depan ada nuansa kesundaan yang dihadirkan.

“Saya ingin ini dipertahankan betul-betul. (Termasuk) Beberapa titik saya minta dibukakan ruang untuk ekspresi para seniman, budayawan dan tadi sudah direspon baik oleh Dr Handoko. Jadi nanti beberapa titik akan disiapkan untuk penampilan tradisi sunda,” tandasnya. (rez) 

Leave a Reply

Your email address will not be published.