Puncak Arus Balik di Jalur Puncak Bogor Diprediksi Masih Terjadi Hari Ini

by -
Foto: Arifin/Metropolitan

METROPOLITAN.id – Polres Bogor memprediksi puncak arus balik Lebaran 2022 di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor masih terjadi hingga hari ini, Sabtu (7/4).

Utuk mengantisipasi kepadatan, Polres Bogor akan tetap memberlakukan sistem satu arah atau one way.

One way biasanya diberlakukan dua kali. One way pertama berlaku sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB untuk kendaraan arah Puncak atau Cianjur.

Selanjutnya, one way kedua biasanya diberlakukan sejak pukul 13.00 WIB untuk kendaraan yang turun atau arah Jakarta. Pemberlakuan one way ini akan melihat perkembangan situasi di lapangan.

“Prediksi kami besok (Sabtu 7/5) maaih merupakan puncak arus balik warga masyarakat,” ujar Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin, Jumat (6/6).

Baca Juga  Jembatan Rusak Diperbaiki, Pengguna Jalan Sumringah

Di samping itu, pihaknya juga harus mengantisipasi dampak pemberlakuan one way di Tol Jakarta – Cikampek. Sebab, ada kemungkinan masyarakat yang menuju Bandung atau Cianjur memilih menggunakan jalur Puncak akibat one way di tol.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan menggunakan jalur Puncak sesuaikan dengan jam yang sudah diinformasikan melalui media, melalui sarana informasi yang ada di Polres Bogor agar tidak terjebak dengan penyekatan yang kami lakukan selama pelaksanaan one way,” ungkapnya.

Selain itu, ada beberapa jalur alternatif yang bisa digunakan masyarakat yang ingin ke Cianjur atau Bandung dari arah Jakarta atau pun sebaliknya. Masyarakat bisa melewati jalur alternatif via Jonggol – Cariu.

Baca Juga  RTRW Diubah, Kawasan Bisnis Pindah ke Bogor Utara

“Di sepanjang jalur tersebut juga sudah kami siapkan posko pengamanan dan pelayanan,” terang Iman.

Sejauh ini, Iman juga mengaku belum melihat adanya peningkatan volume kendaraan yang signifikan di jalur alternatif tersebut.

“Relatif standar untuk jalur alternatif saat ini, tidak terlihat peningkatan penambahan arus dari luar daerah. Jadi adanya perputaran kendaraan yang ada di jalur alternatif selama ini menurut pemantauan kami adalah masyarakat yang ada di sekitar jalur itu saja,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.