Satreskrim Polres Bogor Tembak Mantan Napi Terorisme yang Culik Anak

by -
Petugas kepolisian dari Polres Bogor saat akan menggotong ARA (27) pelaku penculikan anak yang juga mantan narapidana terorisme di Lapas Gunungsindur.

METROPOLITAN.id – Sembari menahan sakit, ARA (27) pelaku penculikan anak di Bogor dan Jakarta digotong petugas polisi yang menggunakan pakaian bebas dan seragam coklat.

ARA yang merupakan warga Kota Depok itu menggunakan topeng hitam dalam Konferensi Pers di Polres Bogor. Ia terlihat duduk di kursi dengan luka tembak di kaki sebelah kirinya. Penjagaan ketat dilakukan kepadanya, apalagi ia merupakan mantan narapidana terorisme di Lapas Gunungsindur.

“Satreskrim Polres Bogor dibantu Intel Brimob Kedung Halang telah melakukan penangkan kepada ARA di daerah Senayan,” kata Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin.

Saat akan ditangkap, ARA melakukan perlawanan kepada petugas polisi dengan menaberakan sepeda motor yang dikendarainnya. Namun petugas pun berhasil menghindar dan menghadiahi ARA dengan timah panas di kaki kitinya.

Baca Juga  Komplotan Maling Motor Target 5 Unit per Hari, Polres Bogor Buru Penadah

Dalam penangkapannya, ARA sedang membawa sembilan orang anak yang baru diculiknya. Sedangkan satu orang anak telah menunggunya di salah satu masjid di Kecamatan Kebayoran Lama diwilayah Senayan Jakarta Selatan.

“Total anak yang ditemukan ada 10 orang. Satu orang telah diculik selama tiga hari dan sembilan orang anak baru beberapa jam saja,” kata Iman.

Satreskrim Polres Bogor pun saat ini masih melakukan pendalaman dari kasus penculikan yang dilakukan ARA. Seperti visum serta yang lainnya, apalagi ARA diketahui merupakan mantan napi terorisme di Lapas Gunungsindur.

“Dari pengakuan tersangka ia pernah mengikuti pelatihan di Poso selama tujuh bulan. Atas dasar itu kita akan dalami apakah anak-anak yang diculik ini dipersiapakan untuk calon teroris atau bukan,” ujar Iman.

Baca Juga  Tega, Kakek dan Nenek di Bogor Dibunuh Tetangga dengan Sadis

Dengan latar belakang ARA yang mantan narapidana teroris ini, Iman mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengam Densus 88 prihal kasus penculikan anak yang dilakukan ARA tersebut. (mam)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.