Setoran CSR Nggak Maksimal, DPRD Kota Bogor Segera Panggil Bappeda

by -

METROPOLITAN.id – Belum juga menerima laporan terkait dana Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2021, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor bakal memanggil Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Bogor dalam waktu dekat.

Apalagi sejak 2018, dana CSR yang masuk hanya berkisar di angka Rp4 miliar. Padahal pada tahun sebelumnya, sempat meraup Rp7 miliar.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV Said Muhamad Mohan. Menurutnya, DPRD akan memanggil Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Bappeda untuk meminta laporan dana CSR Kota Bogor tahun 2021.

Hingga saat ini, kata dia, DPRD belum menerima laporan tersebut.

“Sampai saat ini kami belum menerima laporan CSR 2021. Maka dari itu kami berencana meminta itu dan melakukan evaluasi,” katanya kepada wartawan, Jumat (20/5).

Baca Juga  PPDB Kota Bogor Selesai, 8.600 Siswa Gagal Masuk SMP Negeri

Ia menjelaskan, pemanggilan itu juga tindak lanjut dari rapat sebelumnya saat Bappeda Kota Bogor menyampaikan laporan dana CSR tahun 2020.

Hanya saja, Komisi IV DPRD Kota Bogor memiliki catatan yang diharapkan bisa ditindaklanjuti oleh Bappeda dan tim fasilitator TJSL Kota Bogor.

Mohan menjelaskan, penggunaan dana CSR sudah tertuang di dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan.

Namun, di dalam perda yang ada ataupun Peraturan Wali Kota (Perwali) yang menjadi turunan perda tersebut, dinilainya belum berjalan maksimal.

Selain itu, berdasarkan laporan yang disampaikan oleh tim fasilitator, kata Mohan, dana CSR yang mengalir di Kota Bogor masih berada di angka Rp4 miliar saja.

Baca Juga  Genjot Produktivitas, SDM Pertanian Didorong Optimalkan Teknologi Digital

Dengan jumlah partisipasi perusahaan rata-rata sebanyak 18 perusahaan.

“Laporan yang disampaikan hanya dari 2016 saja. Di sana dana CSR fluktuatif tiap tahun, dimulai dari Rp1,6 miliar di 2016, lalu naik jadi Rp7 miliar di 2017 dan turun menjadi Rp4 miliar dari 2018 hingga tahun ini, yang masih berjalan,” jelas politisi Gerindra itu.

Untuk memaksimalkan dana CSR dan jumlah perusahaan yang berpartisipasi, kata Mohan, tahun ini DPRD Kota Bogor akan berperan aktif mengawasi penyaluran dana CSR dan mendorong forum CSR lebih berperan aktif untuk menjemput bola.

“Kami juga menyayangkan masih ada perusahaan yang bermain ‘receh’ untuk sekadar menggugurkan kewajiban saja. Masa CSR hanya ratusan ribu saja, itu kan tidak masuk akal. Makanya kami akan berperan aktif dalam menjalankan fungsi pengawasan,” pungkasnya. (ryn)

Baca Juga  Program Bantuan Beras 10 Kilogram Telah Tersalurkan 28,8 Juta Keluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published.