Startup Tjetak Resmi Berganti Nama Menjadi Manuva

by -

METROPOLITAN – Tjetak sebagai pelopor bisnis B2B platform manufaktur di In­donesia kini memperluas solusi bisnis untuk mendigi­talisasi manufaktur UKM dari hulu ke hilir bagi pelang­gan B2B hingga retail. Tidak hanya berfokus pada industri kemasan, kini Tjetak men­jangkau industri lain seperti elektrikal dan garmen. Seiring dengan hal ini, Tjetak pun memperkenalkan nama baru­nya, Manuva, yang menggam­barkan ‘manuver’ perusa­haan untuk menciptakan ekosistem manufaktur digital di Indonesia.

“Perjalanan bisnis sejauh ini membuat kami percaya bahwa manufaktur kecil dan menengah memiliki potensi pertumbuhan yang besar, terutama karena Indonesia saat ini sudah menjadi sepu­luh besar negara manufaktur terbesar di dunia. Manuva berfokus untuk berkolabo­rasi dengan perusahaan ma­nufaktur skala kecil dan me­nengah yang umumnya ma­sih belum mencapai utilisasi kapasitas yang maksimal (rata-rata baru ~60%). Kami membantu mereka untuk mengoptimalkan kapasitas yang dimiliki dengan mem­produksi barang jadi untuk pasar retail, ataupun mene­rima pesanan produksi dari brand lain (maklon),” jelas Co-Founder Manuva, Ang­gara Pranaspati, Selasa (17/5).

Ekosistem Manuva mem­bantu proses jual-beli barang jadi, produk custom, serta bahan baku dengan meng­gunakan tiga produk utama, yaitu Manuva Retail, Manuva Procure, dan Manuva Supply. Manuva Retail membuka ja­ringan distribusi agar basis pelanggan toko ritel Manuva bisa menjual produk jadi dari para mitra manufaktur di tokonya masing-masing. Distribusi Manuva telah ter­sebar ke ribuan gerai ritel di lima provinsi dan 48 kota/ kabupaten.

Manuva Procure adalah sistem e-procurement yang digunakan untuk memper­temukan pelaku bisnis dengan manufaktur untuk pengadaan barang custom. Platform ini memudahkan para manufaktur agar dapat menjangkau pelanggan B2B di seluruh Indonesia dan menawarkan kredibilitas lebih untuk proses penawa­ran harga, produksi, dan kontrol kualitas akhir. Se­mentara itu, Manuva Supp­ly adalah platform bagi pelaku manufaktur untuk bisa menerima pesanan, mengatur produksi dan pem­belian bahan baku. Saat ini, Manuva telah memiliki lebih dari 250 pabrik manufaktur skala kecil dan menengah yang tersebar di lima hub di Pulau Jawa. (sra/eka/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.