Turun dari Mobil dan Menangis, Polisi Lakukan Ini

by -

METROPOLITAN.id – Seorang anak berusia 9 tahun dibawa orang  dan ditemukan tersesat di Simpang Pemda, Jalan Raya Jakarta – Bogor, Kamis (19/05).

Informasi tersebut bermula dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya seorang anak yang turun dari sebuah mobil dalam kondisi menangis kepada anggota Satlantas Polres Bogor yang sedang bertugas.

Saat itu, Anggota Satlantas Polres Bogor, Bripka Zulfikar dan Bripka Kusuma Pradito yang menerima informasi tersebut langsung mengamankan bocah tersebut. Diketahui, bocah itu berinisial MA, warga Cimanggis Depok.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Dicky Anggi Pranata mengatakan, dari pengakuan sang anak, selepas Salat Subuh dirinya diajak seseorang untuk pergi menggunakan kendaraan roda empat.

Baca Juga  Taman Simpang BTM bakal Dipoles

Dalam perjalanan, sang anak tertidur. Ketika terbangun, ia sudah berada di sekitar Jalan Raya Tegar Beriman.

“Anggota kami yang berupaya menanyakan alamat rumah pada anak tersebut lalu diberikan sebuah alamat salah satu saudaranya yang berada di sekitaran Pakansari, namun saat di lakukan pengecekan ke alamat tersebut, tidak ditemukan saudaranya,” ujar Dicky, Jumat (20/5).

Selanjutnya, pihaknya meminta anak tersebut untuk mengingat kembali alamat rumahnya. Petugas pun ditunjukkan arah jalan menuju rumahnya.

“Pada akhirnya anggota kami menemukan alamat rumah anak tersebut yang berlokasi di Areman Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok. Yang bersangkutan pun langsung kita serahkan kepada orang tuanya,” ungkapnya.

Dari informasi yang didapat dari orang tuanya, sang anak baru saja diantar ke pondok pesantren yang berada di wilayah Bojong Gede Setelah menjalani libur lebaran selama dua minggu

Baca Juga  Pengedar hingga Pemakai Narkoba Diringkus, 10 Orang Masuk Bui

“Kami pun menghimbau kepada seluruh orang tua yang memiliki anak-anak untuk selalu memperhatikan anak-anaknya, dan juga selalu memberikan nasihat ataupun edukasi,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.