Ajak Warga Jaga Kelestarian Sungai Ciliwung, Perumda Tirta Kahuripan Gandeng DLH

by -

Metropolitan.id- Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor mengajak masyarakat menjaga kelestarian Sungai Ciliwung yang merupakan salah satu sumber air baku untuk diolah menjadi air bersih.

Hal ini  sesuai dengan amanat dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaran Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di mana di dalamnya ada lampiran tentang baku mutu air sungai.

” Di aturannya itu disebutkan bahwa sungai Indonesia harus nihil sampah.Tapi ini beda dengan kenyataannya” ungkap Direktur Umum Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Abdul Somad.

Akibatnya, lanjut dia, kerap terjadi terganggunya proses produksi air bersih di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cibinong.

” Karema itu, kami bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor melihat sejumlah lokasi di bantaran Sungai Ciliwung yang disinyalir berkontribusi atas permasalahan sampah,” papar Somad.

Baca Juga  PKL Cileungsi Bikin Jalan Sempit

Tim dari Dinas Lingkungan Hidup dipimpin oleh Dyan Heru Sutjahyo sebagai Sub. Koordinator Penegakkan Hukum Lingkungan dan didampingi oleh Tim P2S2 (Pengendalian Pencemaran Sungai Sungai dan Mata Air) Perumda Air Minum Tirta Kahuripan yang diketuai oleh Tedi Permadi.

Dari penelusuran tersebut didapat bahwa, di bantaran Sungai Ciliwung yang berlokasi di Kampung Pajeleran, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, ada beberapa tempat pengepul sampah ilegal yang pengelolaan sampahnya tidak sesuai dengan standar sehingga berdampak buruk pada lingkungan dan sungai.

Pengepul sampah ilegal tersebut dijadikan tempat pembuangan sampah akhir oleh warga sekitar dan sejumlah restoran di Cibinong yang sampahnya ditimbun di bantaran sungai dan ketika hujan turun dan sungai banjir akan membawa material sampah ke badan sungai dan menghambat operasional pompa intake.

Baca Juga  Pakai Sarung dan Bawa Sejadah, Wanita Tak Dikenal Panjat Tower di Leuwiliang

“Karena sampah memenuhi area intake yang mengakibatkan pompa intake tidak bisa beroperasi sehingga merugikan masyarakat luas karena pasokan air bersih terganggu,”paparnya.

Selanjutnya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor akan membuat papan pengumuman agar masyarakat membuang sampah di tempat yang sudah ditentukan. Selain itu, perlunya segera menutup tempat pengepulan sampah ilegal tersebut yang rencananya akan disaksikan oleh tokoh masyarakat setempat dan aparat Kelurahan Sukahati.

“Diharapkan kedepannya timbulnya kesadaran dan peran serta masyarakat dalam menjaga kelestarian Sungai Ciliwung yang artinya sama saja dengan menjaga ketersediaan air bersih untuk masyarakat Kabupaten Bogor”harapnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.