Hana Hanifah Dipolisikan gegara Judi Online

by -

METROPOLITAN – Artis Hana Ha­nifah dipolisikan Lembaga Bantuan Hukum PB Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia atau LBH PB SEMMI. Ia di­laporkan ke Polres Metro Jakarta Sela­tan atas dugaan telah melakukan pro­mosi judi online.

“SEMMI melaporkan terkait konten promosi judi online melalui akun In­stagram yang diposting terlapornya ini adalah salah satu artis yaitu Hana Ha­nifah, tanggal 4 Juni 2022,” ucap Direk­tur LBH PB SEMMI, Gurun Arisastra, Senin (6/6).

Hana Hanifah dilaporkan atas du­gaan telah melanggar Undang-Undang ITE Pasal 45 Ayat 2 juncto 27 ayat 2 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016. “Di sini dengan sengaja dan tanpa hak mendist­ribusi­kan dan a t a u m e n ­trans­misikan dan atau membuat dapat diak­sesnya infor­masi elektronik dan atau dokumen elektronik yang me­miliki muatan perjudian,” jelas­nya.

Baca Juga  Aktor Senior Urip Arphan Meninggal Dunia

Atas laporan ini, Gurun meminta pihak Otoritas Jasa Keuangan atau OJK melakukan penelusuran lantaran khawatir akan banyak orang yang terlibat dalam judi online tersebut.

“Kami tadi melam­pirkan barang bukti berupa screenshot pos­tingan promosi judi online. Saya lihat sendiri Insta­gram Strories dia gitu. Dia posting di akun miliknya tuh. Lalu saya screenshot dan itu sudah saya sam­paikan sebagai barbuk dalam pelapo­ran,” paparnya seperti dikutip detikcom.

Sementara itu, pihak Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi, menyebutkan, pihaknya akan mendalami laporan dari LBH PB SEM­MI. “Betul, baru kami te­rima dan akan kami da­lami,” tuturnya.

Terpisah, manajer Hana Hanifah memban­tah tuduhan tersebut. “Tidak benar itu Mas,” kata Nico, manajer Hana Hanifah, saat dihubungi awak media, Selasa (7/6). Ia pun santai menang­gapi laporan tersebut. Sebab, Nico mene­gaskan bahwa ar­tisnya tidak pernah menerima tawaran endorse ataupun pekerjaan mem­promosikan judi online. “Iya dong (santai, tidak pernah mela­kukan yang dituduh­k a n , re d ) ,” tegas­n y a . ( rb g / els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.