Jembatan Rusak Belum Dapat Perhatian, Ini Kata PUPR

by -

METROPOLITAN.id – Jembatan penghubung dua desa di Kecamatan Jonggol dan Klapanunggal, Kabupaten Bogor yang kondisinya rusak parah dan tak kunjung mendapat perhatian menjadi sorotan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengaku siap mengambil alih perbaikan jembatan desa tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor, R Soebiantoro mengaku pihaknya akan turun tangan setelah jembatan di dua desa yang terhubung tersebut diserahterimakan ke PUPR. Sebab, jembatan tersebut masuk ke jembatan desa sementara kewenangan PUPR ada pada jembatan di jalan dengan status kabupaten.

“Pertama akan kami survei dulu melalui UPT itu masuk daerah mana. Nanti ada surat dari dua desa dan kecamatan baru diserahterimakan dari mereka ke kita, kemudian masuk ke BPKAD. Setelah masuk ke kita asetnya, nanti kita kerjakan. Nanti setelah dikerjakan kita serahkan lagi ke desa,” ujar pria yang karib disapa Bibin, Rabu (8/6).

Baca Juga  IKPM Pilih Ketum Baru

Untuk itu, Bibin meminta pihak desa dan kecamatan segera mengusulkan perbaikan tersebut. Sebab, usulan pembangunan jembatan desa harus mulai dari bawah.

“Makanya harus segera diusulkan agar bisa dikerjakan segera. Usulan ini tetap harus dari bawah,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan juga bakal mengundang kepala desa tempat jembatan tersebut berada untuk membahas proses perbaikan bersama dinas terkait. Iwan akan mengusahakan perbaikan tersebut masuk ke anggaran perubahan.

“Insyaallah di perubahan kita bisa beri solusi. Pak Kadis PUPR dan UPT-nya sudah siap. Nanti kita panggil kadesnya untuk membahas pembangunannya,” terangnya.

Sebelumnya, warga mengeluhkan kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Singasari Kecamatan Jonggol dan Desa Bojong Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Jembatan tersebut sudah bertahun-tahun dalam kondisi rusak namun masih digunakan warga untuk beraktivitas. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.