Jorok… Jembatan di Jalur Bocimi Jadi Tempat Sampah

by -

METROPOLITAN – Perilaku buruk warga dan pengguna jalan membuang sampah sem­barangan masih tetap terjadi hingga kini. Seperti membuang sampah di sejumlah fasilitas umum, salah satunya di tepi Jalan Mayjen HR Edi Sukma, tepatnya di Jembatan Ciman­de, Kecamatan Caringin, Ka­bupaten Bogor. Diduga sam­pah tersebut berasal dari warga dan para pengguna jalan yang sengaja membuang ke lokasi.

”Ya mereka sepertinya war­ga luar desa atau luar wilayah yang sengaja buang sampah di sini. Selain warga, juga ba­nyak pengendara yang senga­ja membuang sampah malam hari,” ujar Ruli, warga sekitar.

Bahkan, lanjutnya, meski di lokasi terpampang larangan membuang sampah, para pelaku tetap membuang ber­bagai jenis sampah ke lokasi.

Baca Juga  Pengendara Diminta Hindari Jalur Bocimi

”Justru itu padahal jelas ada spanduk larangan, tapi tetap saja mereka membuang sam­pah ke lokasi. Susah sih kalau sudah jadi kebiasaan buruk mah,” ketusnya.

Tak hanya di Jembatan Ci­mande, kondisi serupa juga terjadi di sejumlah jembatan lainnya di sepanjang jalur Bo­cimi, seperti di Jembatan Ci­kalang, Jembatan Cisalopa, termasuk di Jembatan Tol Bocimi atau ruas Jalan Caring­in-Cibadak.

Kebiasaan buruk itu kerap menuai keluhan dari warga sekitar. Mereka menduga para pembuang sampah mem­buang ke lokasi pada jam sepi aktivitas atau saat malam dan dini hari.

”Kalau saja kedapatan ada yang buang sampah di wi­layah kita, pasti kita tegur. Soalnya selain merusak pe­mandangan, sampah-sampah ini pun bisa berpotensi me­nyebabkan munculnya wabah penyakit. Kalau baunya lama-kelamaan pasti tercium juga,” keluh Pahrudin, warga Ca­ringin.

Baca Juga  Kawasan Industri Cileungsi Harus Ditata Ulang

Ia pun berharap hal itu men­jadi perhatian pihak terkait. Bahkan jika perlu dibentuk satgas khusus menangani sam­pah. Dan bagi siapa saja yang kedapatan membuang sampah, harus diberikan sanksi admi­nistrasi hingga pidana.

”Aturan soal sampah kan sudah jelas. Siapa pun yang membuang sampah bisa di­kenakan sanksi atau denda. Makanya harus ada kontrol dari pihak terkait,” pinta Erwin, warga lainnya. (nto/suf/run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.