Nasdem Akui Lebih Romantis dengan Demokrat

by -

METROPOLITAN – Nasdem Tower belakangan ini men­jadi semacam episentrum politik di tengah menghangat­nya tensi jelang Pilpres 2024. Para tokoh politik nasional ramai-ramai menyambangi markas DPP Nasdem yang berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Hari ini giliran Ketua Umum Partai Demokrat Agus Hari­murti Yudhoyono (AHY) yang datang. Dia hadir bersama sejumlah fungsionaris DPP Partai Demokrat, seperti Wa­kil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat Benny K Harman, Sekjen Partai De­mokrat Teuku Riefki Harsya serta sejumlah fungsionaris DPP Demokrat lainnya.

Soal ini, Ketua DPP Nasdem Bidang Teritorial Pemenangan Pemilu Sumatera 2, Willy Adi­tya, menuturkan, kedatangan Demokrat ke Nasdem Tower ini merupakan inisiatif ber­sama untuk melakukan per­temuan.

Baca Juga  Livy Andriany Tunjukkan Bukti Bukan Perempuan di Kamarnya Andi Arief

Blak-blakan Willy menyebut, hubungan Nasdem dengan Demokrat cukup romantis. ”Ini inisiatif bersama. Sama Demokrat, agak romantis di­kit,” kata Willy kepada awak media, Kamis (23/6).

Menurutnya, kerja sama politik demi mengedepankan kepentingan nasional meru­pakan tugas bersama insti­tusi partai politik.

Peluang itu cukup terbuka dengan semua partai yang ada. ”Hubungan AHY dengan Surya Paloh sangat dekat. Sudah seperti anak dengan orang tuanya. Apalagi, dengan Pak SBY,” ungkap Willy.

Sekadar catatan, ini adalah pertemuan ketiga AHY dan Surya Paloh di sepanjang 2022 yang selalu mengambil tem­pat di Nasdem Tower.

Pertemuan pertama ber­langsung pada 29 Maret. Kala itu, kedua partai sepakat menolak wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Baca Juga  Sowan Ke Pokwan DPRD, Benninu Bicara Peluang Maju Pilkada Kota Bogor

Pertemuan kedua terjadi pada 5 Juni. Kali ini, AHY da­tang bersama ayahnya, Pre­siden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kala itu, Kepala Badan Komu­nikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan, kunjung­an SBY dan AHY dimaksudkan sebagai bentuk silaturahmi balasan atas budi baik Surya Paloh yang menjenguk SBY saat menjalani perawatan kanker prostat di Klinik Mayo, Amerika Serikat.

Di lain pihak, Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya, mengungkap, pertemuan ke­dua bos partai itu juga mem­bahas soal Pilpres 2024. ”Si­fatnya masih prolog,” ucapnya, Senin (6/6).

Sebelumnya pada Rabu (22/6), Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem, Surya Paloh, menerima kunjungan ke­bangsaan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Baca Juga  325 Sengketa Pemilu Masuk MK

Dalam pertemuan yang ber­langsung hangat dan penuh rasa persaudaraan tersebut, kedua partai politik meny­epakati beberapa hal. Pertama, membangun kesadaran ma­syarakat untuk tetap men­gungkapkan harkat martabat dirinya sebagai warganegara dalam nilai-nilai Pancasila, di atas kepentingan kelompok dan golongan.

Kedua, menjadikan Pemilu 2024 sebagai instrumen de­mokrasi yang penuh seman­gat toleransi dan persatuan bangsa.

Ketiga, menyepakati persia­pan kerja sama Pilpres 2024 dalam waktu yang ditentukan bersama. (jp/feb/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.