Nikita Mirzani Laporkan Penyidik Polresta Serang Kota ke Propam

by -

METROPOLITAN – Setelah sempat ditunda beberapa hari lalu, Nikita Mir­zani akhirnya secara resmi membuat laporan terhadap penyidik Polresta Serang Kota kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, kemarin. Laporan tersebut terdaftar dengan No­mor: SPSP2/3542/VI/2022/Bagyan­duan.

Nikita Mirzani membuat aduan dengan ditemani kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid. Ibu tiga anak itu menduga penyidik yang menangani kasus pen­cemaran nama baik dengan terlapor atas nama dirinya dianggap kurang sesuai prosedur.

Ia menduga kasus pencemaran nama baik yang menjeratnya terkesan tidak wajar karena proses hukumnya berja­lan begitu cepat. Selain itu, kasus ini juga dianggap tidak mengindahkan Surat Edaran (SE) Kapolri tentang penanganan kasus ITE yang seharusnya dimulai dari adanya proses mediasi terlebih dahulu dengan mengedepan­kan restorative justice.

“Kami mengadu apakah memang SE Kapolri tidak berlaku dan dikesam­pingkan begitu saja? Ini kapolri yang tanda tangan lho, ini surat edaran ha­rus berlaku di seluruh Indonesia tapi ini tidak diberlakukan,” kata Fahmi Bachmid di Mabes Polri, Rabu (22/6).

Baca Juga  Yura Yunita Tulis Lagu ’Tenang’

Nikita Mirzani juga mengadukan pe­ristiwa penjemputan paksa yang dila­kukan penyidik pada 15 Juni 2022 di rumahnya. Saat sejumlah petugas da­tang ke rumah Niki, kabarnya ada ba­rang yang dirusak meski harganya tidak bernilai fantastis.

Selain membuat aduan, Nikita Mir­zani juga memohon keadilan dan per­lindungan hukum. ”Meminta perlin­dungan hukum dan keadilan adanya dugaan kriminalisasi dan ketidakpro­fesional,” kata Fahmi.

Aduan ini tidak saja dialamatkan ke Propam Polri. Nikita Mirzani juga mengadukan masalahnya ke Irwasum dan Bareskrim Polri dengan mengi­rimkan surat. Nikita Mirzani juga me­naruh harapan besar agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ikut memberikan perhatian pada kasus yang dialaminya tersebut.

“Mengenai siapa yang kita laporkan itu menjadi urusannya pihak Propam biar nanti ditindaknlanjuti oleh pihak Propam. Niki minta keadilan, Niki me­mohon perlindungan hukum,” tutur Fahmi Bachmid.

Baca Juga  Direhab 9 Bulan, Tio Ucap Takbir

Diketahui, Nikita Mirzani menjadi sorotan publik beberapa waktu lalu setelah sejumlah petugas dari Pol­resta Serang Kota melakukan upaya penjemputan paksa di rumahnya. Niki lantas memposting kejadian itu melalui akun Instagram-nya.

Niki pada hari itu beberapa kali mela­kukan live Instagram dari dalam ru­mahnya mengabarkan setiap per­kembangan yang terjadi di rumahnya. Sesi live IG Niki berhasil menjadi pusat perhatian banyak orang ditonton men­capai belasan ribu orang.

Kala itu, Nikita Mirzani mau dijemput paksa setelah sempat tidak hadir men­jalani pemeriksaan sebagai pihak ter­lapor atas laporan kekasih Nindy Ay­unda, Dito Mahendra, ke Polresta Serang Kota. Laporan tersebut dibuat pada 16 Mei 2022 terkait kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik. (rbg/els/py)

Baca Juga  Waduh! Nikita Mirzani bakal Dijemput Paksa Polisi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *