Pakar Ekspresi Ungkap Emosi Terpendam Ridwan Kamil Usai Hilangnya Eril di Sungai Aare

by -
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Dok. Prokompim Kota Bogor)

METROPOLITAN.id – Insiden hilangnya putera sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz (Eril) di Sungai Aare Swiss, sejak dua pekan lalu, masih menjadi perhatian publik.

Sejak diumumkan wafat, rumah dinas gubernur Jawa Barat di Bandung itu terus disambangi warga, pejabat dan tokoh politik hingga kepala daerah. Mereka meluangkan waktu untuk mendoakan dan menyemangati Kang Emil (sapaan karib Ridwan Kamil) dan keluarga.

Banyak doa dan kenangan orang-orang terdekat yang diceritakan dan tersebar di media sosial.

Terutama terkait dengan cerita orang terdekat Eril yang menyatakan bahwa putra sulung Gubernur Jabar itu sering melakukan hal yang menginspirasi sekitar.

Beberapa kali terekam ketegaran dari kedua orang tua Eril, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya dalam proses pencarian hilang anaknya itu.

Baca Juga  Gandeng KTD Rajawali 08, Kelurahan Curugmekar Bogor Punya Budidaya Ikan Nila

Pakar ekspresi, Poppy Amalya pun mengungkapkan bahwa kedua orang tua Eril berusaha untuk menunjukkan gestur ketenangan.

“Gambaran sosok kepribadian Pak Ridwan Kamil dalam menghadapi tantangan hidup yang terberat telah tergambarkan di mata saya secara psikologi,” kata Poppy Amalya dikutip Pikiran-Rakyat.com dari YouTube Amalya.

Saat adanya kabar pertama kali Eril hilang hanyut di Sungai Aare, Gubernur Jawa Barat itu tengah mengikuti acara di London School of Economic and Politician Science.

Menurut Konsultan Psikologi itu, Ridwan Kamil terlihat sangat profesional dalam acara tersebut meski tidak dapat menyembunyikan kegelisahannya.

“Saya melihat (Kang Emil) begitu tenang, tetap tersenyum dan bisa menyelesaikannya dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga  Bima Arya Gaungkan Kembali Konsep Terminal Batas Kota, Ngarep Lepas dari Kota Termacet di Indonesia

“(Padahal itu) sambil memberikan materi karena sudah mendengarkan informasi anaknya belum ketemu. Posisinya memang agak kurang tenang, dengan bolak-balik badannya,” imbuh Poppy Amalya.

Walaupun terlihat tegar dan profesional, kata dia, tapi rasa was-was akan Eril itu tidak bisa tertutupi.

Poppy Amalya juga sempat memperhatikan gerak-gerik Ridwan Kamil ketika menyusuri Sungai Aare dalam proses pencarian anaknya.

“Kayu yang digunakan selain sebagai pegangan, itu juga seolah ingin menemukan anaknya dari sentuhan kayu tersebut. Itu sudah pada posisi fokusnya mencari jenazah anaknya,” paparnya.

Sepanjang peristiwa, Poppy Amalya melihat bahwa Ridwan Kamil memperlihatkan dirinya sebagai seorang ayah yang hebat dan sosok pemimpin yang luar biasa. (pr/ryn)

Baca Juga  Polisi Amankan Satpam Pelaku Cabul Anak Berkebutuhan Khusus di Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published.