Pengamat Sebut Pentingnya Digitalisasi Pembayaran Nontunai Tol

by -

METROPOLITAN – Penga­mat transportasi menekankan pentingnya digitalisasi dan penerapan cashless di sektor transportasi. Digitalisasi ini mampu mempercepat dan memudahkan aktivitas ma­syarakat ke depannya.

Pengamat transportasi Djo­ko Setiawarno memaparkan manfaat penggunaan sistem cashless. Menurutnya, cashless menawarkan kemudahan bagi penggunanya sekaligus memberi benefit kepada ne­gara.

”Meminimalisir terjadinya kecurangan, mempercepat pembayaran, mempermudah calon penumpang untuk melakukan pembelian tiket perjalanan, meringankan beban,” katanya lewat per­nyataan tertulis, dikutip Se­lasa (7/6).

Transaksi menggunakan sistem cashless tidak meli­batkan perpindahan uang secara fisik. Hal ini akan men­gurangi kemungkinan terjadi­nya korupsi dan kolusi saat transaksi, khususnya berkai­tan dengan pelayanan publik seperti transportasi.

Djoko menambahkan, pem­bayaran dengan cashless berpotensi menambah kol­eksi pajak negara secara sig­nifikan. Keberadaan cashless juga mempermudah tugas pemerintah dalam mengelo­la dan mengawasi transaksi dari kegiatan ekonomi masy­arakatnya.

Baca Juga  Hore... Fakultas Ekonomi IPB Punya Galeri Investasi Syariah

Namun, pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengatakan, sosialisasi sistem digitalisasi di masyarakat di­anggap kurang maksimal. Akibatnya banyak yang masih bingung dengan digitalisasi ini, terlebih digitalisasi ter­kait dengan pembelian tiket transportasi.

Contohnya transaksi pem­belian tiket penyeberangan. Ia menyarankan angkutan orang dan barang dipisah.

”Angkutan orang dan barang dipisah. Misalnya untuk ang­kutan orang fokus di Merak dan Bakauheni, sedangkan untuk barang di Tanjung Priok dan Pelabuhan Panjang,” katanya.

Contoh lainnya, penerapan digitalisasi terbaru adalah kebijakan Multi Lane Free Flow (MLFF). Sistem ini mampu mempercepat waktu tempuh sebab pengendara tidak perlu mengeluarkan kartu di gerbang tol. (dtk/eka/ run)

Leave a Reply

Your email address will not be published.