Putri Otonomi Daerah Jadi Ujung Tombak Promosi Wisata Daerah

by -
DESTIKA MEILANI ALMUSYAROFAH Putri Otonomi Daerah

SEJUMLAH rangkaian kegiatan akan dilaksanakan untuk memeriahkan HUT ke-22 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Salah satunya pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) yang pertama digelar di Indonesia.

Usai babak penyisihan beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kini telah memiliki Putri Otonomi Daerah yakni Destika Meilani Almusyarofah. Ia merupakan satu dari 12 finalis Putri Otonomi Indonesia yang akan berlaga pada malam grand final di Pullman Hotel, Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu (18/6).

“Pemilihan POI ini merupakan salah satu rangkaian dari HUT APKASI dan pemilihan pertama secara nasional. Kalau dulu itu hanya Putri Otonomi Daerah, tapi sekarang levelnya naik menjadi nasional,” ujar Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, Mely Kamelia.

Baca Juga  Kerja Sama dengan Pemda, PARFI Ikut Promosikan Wisata Daerah

Saat ini, sambung Mely, para finalis POI sedang berada di Jakarta di Sekretariat APKASI dan akan menuju salah satu hotel di Bogor untuk karantina. “Setelah di Bogor nanti ada sejumlah kegiatan yang akan diikuti 12 finalis POI. Salah satunya pemotretan dan beberapa kunjungan lainnya,” katanya.

Sementara itu, Destika Meilani Almusyarofah optimistis menjadi juara pada Grand Final Putri Otonomi Indonesia. “Sebagai tuan rumah, saya optimis Kabupaten Bogor bisa menjadi juara. Mari maju bersama. Kita bisa bekerja sama untuk mengantarkan Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban,” ungkapnya.

Destika juga mengaku akan memaparkan sejumlah kekayaan alam di Kabupaten Bogor yang dapat menjadi daya tarik pariwisata dalam kompetisi tersebut. Beberapa potensi wisata tersebut di antaranya seperti Stadion Pakansari dan sebelas lapangan golf bertaraf internasional. Lalu, Sentul International Circuit dan Adventure Paralayang di kawasan Puncak, Cisarua.

Baca Juga  Wabup Bogor Ikuti Upacara Hari Jadi TNI ke-75 Melalui Virtual

Ketika menjadi juara, ia akan fokus mempromosikan potensi unggulan di berbagai daerah, khususnya bidang pariwisata dan budaya. Ia juga berjanji membangun sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Saya berkomitmen memajukan potensi pariwisata di berbagai daerah, meningkatkan promosi UMKM secara global dan melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan semangat kolaborasi menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. Seperti diketahui, Destika merupakan satu dari 12 finalis Putri Otonomi Indonesia yang akan berlaga pada malam grand final di Pullman Hotel, Ciawi, Kabupaten Bogor, 18 Juni 2022. Ia mewakili Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, setelah mengalahkan 123 kontestan lain dari 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Sapa Warga Lewat Boling, Plt Bupati Salut Lihat Potensi Dan Pembangunan Di Gunungsindur

Putri Otonomi Indonesia merupakan salah satu kegiatan rangkaian HUT ke-22 Apkasi. Selain itu, Apkasi juga menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) yang dihadiri 416 bupati se-Indonesia, Pertandingan Sepak Bola Persahabatan serta Apkasi Charity Golf Tournament. (*/mam/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.