RANS Nusantara FC Pilih Bogor Jadi Homebase, Darius: Ada Kedekatan dengan Stadion Pakansari

by -

METROPOLITAN.id – RANS Nusantara FC sedang menjajaki kerjasama penggunaan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor untuk dijadikan homebase atau markas selama Liga 1 bergulir. Rupanya, tim milik Raffi Ahmad ini merasa punya kedekatan dengan Stadion Pakansari.

Presiden RANS Nusantara FC, Roofi Ardian mengatakan, pemilihan Stadion Pakansari juga karena dekat dengan Jakarta.

“Kita memang lebih tertarik kerjasama di daerah sini. Satu sisi dekat dari Jakarta,” ujar Roofi usai audiensi dengan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan di kantor Bupati Bogor, Cibinong, Jumat (24/6).

Sementara itu, Chief Operation Officer (COO) RANS Cilegon FC, Darius Sinathrya mengaku Stadion Pakansari layak menjadi pilihan karena kondisinya bagus.

Selain itu, ia melihat RANS Nusantara FC memiliki kedekatan khusus dengan Stadion Pakansari. Sebab pada akhir tahun lalu, RANS melakoni laga final Liga 2 melawan Persis Solo di stadion kebanggaan Bogor tersebut.

“Stadionnya bagus, dan kemarin kita di Liga 2 juga sampe di final main di Bogor. Jadi memang ada kedekatan juga,” kata Darius.

Baca Juga  Petugas Sisir Warga Tak Bermasker di Gor Pakansari, Pelanggar Dihukum Push Up

Sebelumnya, Presiden RANS Nusantara FC, Roofi Ardian beserta jajarannya menemui Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan di ruang kerjanya di Kantor Bupati Bogor, Jumat (24/6). Pertemuan petinggi klub milik Raffi Ahmad ini untuk membahas kerjasama penggunaan Stadion Pakansari sebagai markas RANS Nusantara FC.

“Intinya RANS ini berminat menjadikan Stadion Pakansari sebagai homebasenya RANS Nusantara FC yang akan ikut serta Liga 1 dua bulan yang akan datang,” ujar Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan usai pertemuan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyambut baik keinginan RANS Nusantara FC. Ia berharap jika nantinya Stadion Pakansari resmi menjadi homebase RANS, geliat dan euforia, serta antusiasme sepakbola di Kabupaten Bogor makin tinggi.

“Kami sebagai pemilik Stadion Pakansari sangat menyambut baik untuk menjadikan Pakansari homebasenya RANS. Mudah-mudahan ini biaa menambah semangat, menambah euforia sepakbola di Kabupaten Bogor, dengan adanya RANS di Bogor antusiasmenya lebih tinggi dan mencintai olahraga,” ungkapnya.

Meski demikian, Iwan mengaku belum ada pembahasan soal sistem kontrak yang akan dibangun kedua belah pihak. Iwan telah memerintahkan Kepala Dispora hinhga bagian hukum dan perundang-undangan untuk menindaklanjuti teknis kerjasamanya nanti.

Baca Juga  Disbudpar Ngarep Gaet 10 Juta Wisatawan

“Sistem kontrak mungkin belum sampai ke sana. Tadi itu saya sudah perintahkan Kadispora dan bagian undang-undanh dan hukum untuk menindaklanjuti teknis kerjasamanya bagaimana dan lainnya,” terang Iwan.

Nantinya, kerjasama ini juga diharapkan diharapkan turut menumbuhkan industri olahraga di Bumi Tegar Beriman.

Menurut Iwan, RANS Nusantara FC merupakan salah satu tim yang memiliki nilai entertainment yang tinggi. Sebagai tim modern, RANS Nusantata FC tak hanya memiliki sisi olahraga.

“Kita tahu RANS ini salah satu tim yang punya nilai entertainmen tinggi, tim modern, bukan tim perserikatan. Dan ini lebih kalau saya lihat si menuju hiburan dan industri, sportainment,” ujar Iwan.

Untuk itu, jika kerjasama ini berjalan lancara, Iwan berharap kehadiran RANS Nusantara FC ini bisa ikut mewujudkan tagline Kabupaten Bogor, yakni Bogor Sport and Tourism.

Baca Juga  Raffi Pamer Mobil Mewahnya Di Instagram

“Makanya mudah-mudajan dengan adanya RANS di Bogor ini bisa benar-benar ikut mewujudkan tagline Bogor Sport and Tourism,” harapnya.

Bahkan, Pemkab Bogor ingin turut andil dalam pembinaan di akademi sepakbola RANS jika nantinya jadi bermarkas di Bumi Tegar Beriman.

“Tadi disampaikan pihak RANS bahwa RANS ini klub baru di Liga 1, infrastruktur yang dibawanya ini sangat perlu dibentuk dan kami juga menawarkan diri sangat siap jika dipercaya untuk bekerja sama mengelola elite pro usia berapapun,” ungkap Iwan.

Menurutnya, Kabupaten Bogor memiliki SDM dan sistem liga yang sudah berjalan selama ini yang bentuknya pembinaan. Sehingga, Iwan menilai kerjasama pembinaan ini sangat mungkin dilakukan.

“Kabupaten ini punya SDM dan sistem liga yang sudah lama, yaitu Bogor Junior league dan Piala Bupati Bogor yang sifatnya pembinaan usia 14, 17 dan usia 19 tahun. Jadi kami sangat siap jika pihak RANS bekerjasama mengelola salah satu, atau mungkin semuanya juga kami siap,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.