Salut! Minim Perhatian Pemerintah, Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia Mampu Lolos ke Piala Dunia 2022

by -
Timnas sepakbola amputasi Indonesia mampu lolos Piala Dunia 2022 meski minim dukungan dari pemerintah. (IST)

METROPOLITAN.id – Salut, meskipun tanpa dukungan pemerintah, Tim Nasional (Timnas) sepak bola amputasi Indonesia justru mampu lolos ke Piala Dunia Amputasi 2022 yang akan digelar di Turki, Oktober nanti.

Prestasi itu didapat setelah Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia menjadi runner-up pada babak kualifikasi Zona Asia Timur, Maret lalu di Bangladesh.

Tim Indonesia meraih enam poin dari dua kali menang dan satu kali kalah.

Kapten Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia, Aditya mengatakan bahwa keberhasilan ia dan kawan-kawannya di tim tidak lepas dari perjuangan kerasnya selama babak kualifikasi.

Mulai dari persiapan hingga keberangkatan tanpa dukungan dari pemerintah.

“Kami berjuang mandiri tanpa ada support dari pemerintah. Jadi mengandalkan kekuatan dari manajemen saja hingga bisa lolos ke Piala Dunia Amputasi 2022 di Turki,” kata Aditya dikutip dari bola.com, Rabu (8/6).

Baca Juga  PKB Target Raih 6 Kursi di Pileg 2024 Kota Bogor

Sebelum bertolak ke Piala Dunia Amputasi 2022 di Bangladesh, kata Aditya, ia dan rekan-rekannya di timnas sepak bola amputasi Indonesia harus berlatih dari lapangan ke lapangan yang berbeda lantaran belum memiliki lapangan tetap untuk latihan.

“Fasilitas lapangan juga seadanya. Bahkan selama TC seminggu pertama di Jakarta latihannya pindah-pindah dan terakhir di lapangan DPR Senayan setelah dapat dari salah satu partai politik,” ungkap Aditya.

Tak hanya masalah lapangan, Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia kesulitan dana untuk tambahan membeli tiket pesawat menuju Bangladesh. Termasuk biaya selama mengarungi babak kualifikasi.

“Tapi Alhamdulillah ada dukungan dari salah satu parpol itu, jadi kami bisa pergi ke Bangladesh dan bisa untuk makan selama dua hari di sana. Hari ketiga agak bermasalah karena kami hanya memanfaatkan uang yang ada saja,” tutur Aditya.

Baca Juga  Polemik Masjid Imam Ahmad Bin Hanbal Belum Selesai, Pemkot Bogor Ngadu ke Pemerintah Pusat

Namun perjuangan itu terbayar lunas setelah Timnas Amputasi Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2022.

“Alhamdulilah walaupun kurang dukungan, terutama dukungan dari pemerintah tapi bisa maksimal bermain selama di sana (Bangladesh),” tandas Aditya.

“Saya sebagai kapten tim, secara personal berbicara sama pemain lainnya di tim agar pulang ke Indonesia tidak sia-sia karena manajemen sudah berusaha maksimal mengajukan sponsor,” tambahnya.

Terlebih, ajang Piala Dunia ini merupakan momen untuk mempromosikan diri agar bisa dilirik oleh klub-klub dari luar negeri.

“Itu target pribadi saya karena di sana (Turki) sudah aktif liganya. Kalau Timnas Amputasi Indonesia sendiri menargetkan bisa menembus 10 besar,” kata Aditya.

Baca Juga  H+2 Libur Tahun Baru, 41.285 Kendaraan Masuk Kota Bogor

“Mudah-mudahan saya bisa menampilkan yang terbaik. Karena pasti banyak yang memantau klub-klub lain dari luar dan target tim juga tercapai,” tuntasnya. (bol/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.