SEGS Kerahkan Alat Berat Buka Akses Jalan yang Tertutup Material Longsor di Cianten

by -

METROPOLITAN.id – Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pamijahan, Kabupaten Bogor mengundang kepedulian berbagai pihak. Star Energy Geothermal Salak (SEGS) ikut mengerahkan alat berat untuk membantu membuka akses jalan yang tertutup material longsor.

Head of Policy, Government, and Public Affairs SEG, Nungki Nursasongko mengatakan, sejak dua hari lalu, pihaknya menurunkan tim yang fokus membuka akses jalan yang tertutup material longsor di wilayah Cianten.

Tim tersebut dilengkapi alat berat karena kondisi medan cukup berat dan sulit ditangani secara manual.

Nungki menjelaskan, tim yang diterjunkan SEGS sebanyak 15 orang dengan dua alat berat untuk pembersihan di tujuh titik lokasi bencana pada 23-24 Juni 2022.

Baca Juga  Lakukan Ini untuk Mencegah Penyakit Pasca-banjir

Tim tersebut turun di Kampung Cianten Herang, Kampung Pangkalan Limus, Kampung Cirohani, Kampung Setu, Kampung Babakan Pasang, Bukit Cianten, dan Kampung Pak Sarkawi.

“Seluruh kegiatan evakuasi yang kami lakukan ini dikoordinasikan dan sesuai dengan arahan BPBD Kabupaten Bogor,” ujar Nungki, Minggu (26/6).

Mewakili SEGS, Nungkin menyampaikan keperihatinanya atas musibah yang menimpa masyarakat di Desa Cianten Kecamatan Paminahan dan Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang.

“Sebagai perusahaan yang memiliki basis operasional di Pamijahan, kami turut merasakan kesulitan yang dihadapi saudara-saudara kita sehingga segera menurunkan tim evakuasi untuk membantu warga yang terdampak musibah longsor dan banjir bandang ini,” ungkapnya.

Menurut Nungki, Tim Evakuasi SEGS rencananya melanjutkan proses penanganan pascabencana berupa pembersihan material longsor di wilayah Cibunian pada Senin (27/6).

Baca Juga  Anomali Cuaca, Kang Emil Minta Warga Bogor Tetap Waspada

Ia berharap langkah cepat evakuasi dan pembersihan material longsor di daerah Cianten ini dapat segera membantu menormalkan akses jalan yang sempat terputus.

“Sehingga mempermudah arus bantuan dan membantu mengurangi kesulitan yang dihadapi masyarakat,” terang Nungki.

Sebelumnya, banjir bandang dan longsor menerjang wilayah di Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan dan Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang, Rabu (22/6) lalu. Bencana ini memakan korban jiwa dan menimbulkan sejumlah kerusakan rumah warga dan fasilitas publik seperti jembatan. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.