Sosok Almarhum Hendri Fiuser, Mantan Kapolresta yang Tangani Kasus Heboh Habib Rizieq versus Satgas Covid-19 Kota Bogor

by -
Almarhum Kombes Pol Hendri Fiuser, saat masih menjabat Kapolresta Bogor Kota. (Dok. Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Menjabat sebagai Kapolresta Bogor Kota sejak awal 2020 lalu, nama Kombes Pol Hendri Fiuser sempat jadi perhatian publik lantaran menangani kasus Habib Rizieq Shihab versus Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Kasus bermula saat Habib Rizieq datang ke RS Ummi Bogor untuk mendapatkan perawatan medis usai acara di Petamburan, Jakarta.

Tim Satgas Covid-19 Kota Bogor datang ke RS UMMI pada 27 November 2020, pukul 18:00 WIB untuk melakukan swab test pada Habib Rizieq, yang termasuk salah satu yang diduga terpapar Covid-19 dari klaster Petamburan, Jakarta Pusat.

Tetapi, saat Satgas hendak mencari tahu, RS Ummi tidak memberikan penjelasan secara utuh proses penanganan pasien tersebut.

Akibat kejadian ini, Satgas Covid-19 Kota Bogor tidak dapat melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur penanganan Covid-19 dan selanjutnya melaporkan kejadian ini ke Polresta Bogor Kota, pada 28 November 2020.

Satgas Covid-19 Kota Bogor melaporkan pimpinan RS UMMI ke Polresta Bogor Kota, pada 28 November 2020 Sabtu karena merasa dihalang-halangi saat akan melakukan swab test Habib Rizieq yang dirawat di RS Ummi.

Laporan Satgas Covid-19 Kota Bogor ini bernomor LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA. Adapun yang melaporkan kejadian ini adalah anggota Satgas Covid yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor Agustian Syah.

Baca Juga  Kecelakaan Libatkan Lima Kendaraan di Jalan Sudirman Bogor, Dua Orang Terluka

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dibawah komando Kombes Pol Hendri Fiuser saat itu langsung melakukan berbagai penyidikan, gelar perkara hingga pemanggilan terhadap banyak pihak.

“Berdasarkan hasil gelar perkara, kini statusnya dinaikkan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Tapi, kita belum bisa menetukan siapa tersangkanya,” kata Hendri Fiuser kepada Metropolitan.id saat itu.

Berdasarkan hasil gelar perkara, diketahui pihak kepolisian sudah mengumpulkan keterangan dari 24 saksi dan satu orang saksi ahli yang merupakan pakar epidemiologi.

Termasuk keluarga Habib Rizieq, direksi RS Ummi hingga Wali Kota Bogor Bima Arya dan jajaran Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Namun, satu bulan penyelidikan berjalan, kasus yang awalnya ditangani Kombes Pol Hendri Fiuser dan anak buahnya itu diserahkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polisi Republik Indonesia (Polri), pada akhir Desember 2020.

Sampai akhirnya pada 11 Januari 2021, setelah melakukan penyidikan beberapa waktu lalu, akhirnya Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menetapkan Habib Rizieq Shihab (HRS) serta Direktur Utama (Dirut) RS Ummi Bogor dr Andi Tatat sebagai tersangka.

Dalam kasus dugaan pidana menghalangi atau menghambat penanganan wabah penyakit menular terkait pengambilan uji swab di Kota Bogor.

Baca Juga  Jelang Ajaran Baru, DocLink Bareng Wakalahmu Gelar Pemeriksaan Gratis buat Mahasiswa Tazkia

Penyidik juga menetapkan menantu Rizieq, Muhammad Hanif Alatas sebagai tersangka. Sehingga ada tiga orang yang dinaikkan status hukumnya sebagai tersangka.

Lalu pada 24 Juni 2021, kasus yang bermula dari laporan Satgas Covid-19 Kota Bogor kepada Polresta Bogor Kota dibawah komando Kombes Pol Hendri Fiuser itu menetapkan vonis 4 tahun penjara untuk Habib Rizieq terkait kasus tes swab RS Ummi Kota Bogor.

Ia dinyatakan bersalah telah menyebarkan berita bohong terkait hasil tes swab.

Sebelum akhirnya Mahkamah Agung (MA) mengurangi hukuman Habib Rizieq Shihab dari 4 tahun penjara menjadi 2 tahun penjara terkait kasus tes swab RS Ummi.

Sebelumnya, kabar duka menyelimuti instansi kepolisian. Mantan Kapolresta Bogor Kota yang kini menjabat Direktur Reskrimsus Polda Bali, Kombes Pol Hendri Fiuser dikabarkan meninggal dunia, Kamis (23/6) karena serangan jantung.

Kombes Pol Hendri Fiuser dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar, Bali, tepat empat hari sebelum pria kelahiran 27 Juni 1974 itu berulang tahun yang ke-48.

Wafatnya mantan Kapolresta Bogor Kota periode 2019-2020 itu dibenarkan oleh Kasubag Humas RSUP Sanglah, Dewa Ketut Kresna.

“Iya benar di (RSUP) Sanglah (Bali),” katanya dikutip dari Tribun-Bali.com, Kamis (23/6).

Baca Juga  Baru Setahun Main di Korea, Asnawi Mangkualam Sudah Dijuluki Park Ji-Sung dari Indonesia

Menurut Kresna, Kombes Pol Hendri Fiuser mulai masuk ke rumah sakit pada 23 Juni 2022.

“Kalau tidak salah beliau baru masuk tanggal 23 Juni 2022,” jelasnya.

Diketahui almarhum dirawat di Poli Jantung Terpadu (PJT) dan baru saja dirawat di RSUP Sanglah Denpasar.

Selain itu, Kresna mengatakan jika jenazah rencananya akan dibawa pulang hari ini oleh pihak keluarga.

“Dan karena beliau muslim jenazah dibawa pulang hari ini,” tukasnya.

Kabar meninggalnya Kombes Pol Hendri Fiuser pun ramai di beberapa grup WhatsApp, termasuk beberapa petinggi Polresta Bogor Kota mengunggah kabar tersebut.

“Kapolresta Bogor Kota beserta staf dan bhayangkari mengucapkan Turut Berduka Cita atas berpulangnya Kombes Pol Hendri Fiuser S.I.K, M.Hum (Dirreskrimsus Polda Bali). Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni kekhilafannya, diterima amal kebaikannya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tulis ucapan tersebut.

Kombes Pol Hendri Fiuser, S.I.K., M.Hum. (lahir 27 Juni 1974) adalah seorang perwira menengah Polri yang sejak 17 Desember 2021 mengemban amanat sebagai Dirreskrimsus Polda Bali.

Ia sempat menjabat orang nomor satu di Polresta Bogor Kota selama dua tahun pada periode 2018-2020 lalu, sebelum digantikan Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro. (ryn)

One thought on “Sosok Almarhum Hendri Fiuser, Mantan Kapolresta yang Tangani Kasus Heboh Habib Rizieq versus Satgas Covid-19 Kota Bogor

  1. Alhamdulillah
    Sampai bertemu di Pengadilan Akhirat berhadapan langsung Habib Rizieq Shihab di depan Hakim yang super jendralpun akan menggigil ketakutan di hadapan Nya

Leave a Reply

Your email address will not be published.