Viral Tawuran di Cibinong, Satu Korban Kena Sabetan Senjata Tajam

by -

METROPOLITAN.id – Video aksi tawuran di Cibinong, Kabupaten Bogor viral di sejumlah media sosial (medsos). Satu orang dikabarkan menjadi korban luka-luka akibat sabetan senjata tajam.

Informasi yang dihimpun, tawuran tersebut terjadi di Jalan KSR Dadi Kusmayadi, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/6) dini hari sekitar pukul 4 20 WIB.

Dari rekaman video yang diterima Metropolitan.id, terlihat sejumlah warga keluar rumah dan melerai aksi tawuran dengan berteriak agar membubarkan diri.

Tak hanya itu, beberapa warga juga terlihat mencoba memadamkan api yang diduga berasal dari bom molotov.

Dalam rekaman lain, sekelompok pemuda nampak saling serang dengan menenteng senjata tajam.

Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli Pangestu membenarkan adanya tawuran tersebut. Pihaknya juga langsung mengecek rumah sakit tempat korban dirawat.

Baca Juga  Bupati Bogor Tinjau Sejumlah OPD

“Jadi begitu kita tau, kita cek ke rumah sakit ternyata sudah pulang, kita cek datanya dan kita lakukan pendalaman saat ini,” ujar Yunli.

Menurutnya, sejauh ini baru diketahui ada satu orang yang terkena sabetan senjata tajam.

“Korban satu orang, luka bacok. Masih kita selidiki,” sambungnya.

Pihaknya juga masih mengumpulkan keterangan lantaran belum ada pihak yang melaporkan kejadian tersebut.

“Kejadian masih kita dalami, karena kita juga awalnya belum mengetahui. Setelah viral di media sosial kita baru tau ada kejadian itu jam 4 subuh,” ujar Yunli.

Begitu mengetahui aksi tawuran tersebut, pihaknya juga langsung mengambil langkah cepat dengan mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan.

Baca Juga  Truk Pengangkut Pasir Terguling

Terkait adanya dugaan penggunaan bom molotov saat tawuran, Yunli belum bisa memastikan hal itu. Pihaknya masih terus mendalami soal informasi-informasi yang beredar.

“Kalau masalah ini (bom molotov) kita masih pendalaman betul atau tidaknya, termasuk dari pihak mana. Karena biasanya mereka (pelaku tawuran) kan suka nutup-nutupin. Yang jelas kita masih selidiki, masih dalami, karena belum ada yang laporan sejauh ini juga,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.