Audiensi Bareng Pemkot Bogor, Al-Irsyad Klaim Kondisi Sekolah At-Taufiq Bogor Kondusif

by -

METROPOLITAN.id – Jajaran pengurus Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bogor melakukan audiensi bareng Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di ruang Paseban Naraya, Balai Kota Bogor pada Kamis (28/7).

Dalam audiensi ini, pengurus Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bogor mengklaim kondisi Sekolah At-Taufiq Bogor telah kondusif. Hal itu seperti diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi.

Menurutnya, dalam pertemuan ini pihak Al-Irsyad melaporkan ke Pemkot Bogor bahwa kondisi pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Sekolah At-Taufiq Bogor sudah kondusif.

Bahkan, pihak Al-Irsyad mengklaim sudah memverifikasi beberapa murid yang sekolah dibawah naungannya.

Hal itu terjadi karena pihak yang menjadi seterunya, Yayasan At-Taufiq ICAT Bogor (YATIB), saat ini sudah membuat sekolah baru bernama At-Taufiqq setingkat SD dan SMP yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemang).

“Intinya seperti itu, sehingga proses KBM (sudah) bejalan seperti biasa,” kata Hanafi usai menghadiri kegiatan audiensi di Balai Kota Bogor pada Kamis (28/7).

Baca Juga  2800 Ton Sampah per Hari, Pemkab Bogor Perluas TPA Galuga

Dijelaskan Hanafi, memang ketika proses belajar mengajar sudah kondusif dan sebagainya, maka Disdik Kota Bogor berkewajiban menarik Plt Kepala Sekolah di SD dan SMP yang ada di Sekolah At-Taufiq Bogor. Dalam hal ini pengelolaan diserahkan lagi ke pihak Al-Irsyad.

Akan tetapi, karena dari hasil rapat yang diselenggarakan bersama pihak kepolisian dan kecamatan kondisi di lapangan belum dinyatakan kondusif. Maka, pihaknya akan mengecek terlebih dahulu kepastian yang sudah diklaim pihak Al-Irsyad tersebut.

“Hasil rapat dua hari lalu itu kita sampaikan juga dalam pertemuan tadi. (Tapi) kalau nanti terbukti dengan kita cek dan verifikasi ke lapangan proses belajar mengajar sudah kondusif dan sebagainya, maka saya sebagai kepala dinas akan menarik Plt kepala sekolah di SD dan SMP,” ucapnya.

Baca Juga  GMPI Kota Bogor Launching GMPI Series: Wadah Diskusi Membahas dan Mencarikan Solusi Persoalan di Kota Bogor

“Nanti kita buktikan saja apa yang dilaporkan ke Pak Wakil itu benar atau tidak di lapangan,” sambung mantan Kepala BPKAD Kota Bogor itu.

Dituturkan Hanafi, sebenarnya kondisi kondusif di Sekolah At-Taufiq Bogor merupakan harapan yang dimiliki Pemkot Bogor. Di mana, tidak ada lagi persoalan hasut menghasut dan sebagainya.

Karena itu, pihaknya menyerahkan persoalan yang selama ini terjadi di Sekolah At-Taufiq Bogor dapat diselesaikan oleh kedua belah pihak yang berseteru.

“Intinya kita serahkan kepada mereka. Nanti kalau sudah definitif (benar) dikelola Al-Irsyad, ya kami dari pemerintah melalui Disdik minta surat pernyataan kesanggupan, bilamana terjadi sesuatu maka ini akan menjadi tanggungjawab atau kami ambil keputusan lain (tetap diambil alih oleh pemerintah, dalam hal ini Plt Kepala Sekolah),” bebernya.

Baca Juga  Serapan Anggaran Kota Bogor Belum Maksimal, Semua OPD Bakal Dievaluasi

“Kita tidak mengharapkan kondisi tidak kondusif, kita mengharapkannya kondusif. Dan kalau benar sudah diambil alih oleh Al-Irsyad, semua operasional pendidikan tidak ada lagi terlibat yang lain atau sudah kondusif, ya kita tarik saja pejabat, dan berjalan seperti biasa, itu yang kita harapkan. Titik temu itu yang kita harapkan, tidak ada konflik berkepanjangan,” tandas Hanafi.

Diketahui, dualisme kepemimpinan di Sekolah At-Taufiq Bogor terjadi setelah Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bogor disahkan menjadi pengelola sekolah yang berlokasi di Kecamatan Tanahsareal itu.

Sementara, pengelola Sekolah At-Taufiq Bogor yang lainnya, Yayasan At-Taufiq ICAT Bogor (YATIB) menolak pengesahan heregistrasi izin operasional yang dikeluarkan Sekdisdik Kota Bogor pertanggal 11 Mei 2021 lantaran dinilai mengumumkan secara sepihak tanpa melibatkan mereka. (rez) 

Leave a Reply

Your email address will not be published.