Buntut Izin PUB Dicabut, Kantor ACT Bogor Tutup

by -

METROPOLITAN.id – Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Bogor ditutup mulai hari ini, Jumat (8/7). Penutupan sendiri dilakukan tak lama setelah Kementerian Sosial memutuskan untuk mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) yang sudah diberikan pada ACT tahun 2022.

Pantauan Metropolitan.id di lokasi, Kantor ACT Cabang Bogor yang berlokasi di Jalan Achmad Adnawijaya, Indraprasta, Kelurahan Tegalgundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor itu terlihat tidak aktivitas berarti.

Pintu rolling door berwarna putih itu tertutup rapat. Bahkan, di depan pintu tersebut terpampang pengumuman bertuliskan ‘Kami Sementara Tutup’.

Usut punya usut, penutupan kantor berlantai tiga itu sendiri baru dilakukan pada Jumat (8/7). Hal itu seperti diungkapkan juru parkir yang ada di sekitar Kantor ACT Cabang Bogor.

Baca Juga  Menko Airlangga Kagum dengan Kampung Tangguh di Palu, Harus Ditiru Wilayah Lain

“Tutup perhari ini. Kemarin masih ada tamu yang datang ramai-ramai,” kata pria yang enggan menyebutkan namanya itu.

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor, Rina Widayanti membenarkan penutupan Kantor ACT Cabang Bogor. Menurutnya, penghentian tersebut didasarkan kepada perizinan yang tidak dimiliki ACT Cabang Bogor.

“Kita sudah lakukan monitoring. Kami melakukan penutupan dikarenakan ACT Bogor tidak memiliki izin untuk masalah penyaluran dana. Jadi, tidak memliki izin yayasan yang tertera di Dinsos Kota Bogor,” kata Rina, Jumat (8/7).

Menurut Rina, penghentian sementara ini hanya dalam masalah penyaluran dana. Sebab, sebagai suatu lembaga yang menyalurkan dana harus terdaftar di Dinsos Kota Bogor.

Baca Juga  Putra Pemimpin Libya Keluar Dari Penjara

“Izinnya dihentikan. Jadi, tidak ada pengumpulan. Dihentikan ya sampai keluar lagi izinya baru bisa,” tambah Rina.

Rina pun membeberkan, soal status keberadaan ACT Bogor ini. Dimana, ACT Bogor hanya memiliki izin dari Kesbangpol.

“ACT ini berdiri tahun 2019 dengan terlebih dahulu izin ke Kesbangpol. Namun, hingga saat ini, belum terdaftar dan tidak memiliki tanda daftar yayasan di Dinsos Kota Bogor,” jelas Rina.

“Untuk izin operasionalnya itu ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” sambungnya.

Disinggung soal penyaluran dana di Kota Bogor, diakui Rina, ACT turut berperan aktif di beberapa kegiatan khususnya di Kota Bogor.

“Waktu Ramadhan acara berbagi buka dan takjil. Baru baru ini dengan kecamatan Bogor Timur memberikan bantuan kepada anak-anak stunting. Untuk yang di Kota Bogor seperti itu,” imbuh Rina.

Baca Juga  Tak Semua Ibu Hamil Bisa Divaksin, Ini Kriterianya

Rina pun menambahkan, ACT Bogor saat ini masih memiliki beberapa program yang belum terselesaikan.

“Untuk saat ini mereka masih ada program di Kabupaten Bogor. Kemudian, program kuban. Nah, untuk program kurban sebelum ada permasalahan ini,” bebernya.

Terkait waktu, ditambahkan Rina, Dinsos Kota Bogor menyarankan agar mengurus kembali izin tersebut.

“Kita sarankan dan arahkan untuk terdaftar. Mengurus kembali pendaftaran untuk yayasannya,” tandasnya. (rez) 

Leave a Reply

Your email address will not be published.