Disdik Jabar Tambah Tim Pengawas PPDB

by -

METROPOLITAN – Menganti­sipasi terjadinya praktik pun­gutan liar (pungli), Dinas Pendidikan Jawa Barat (Disdik Jabar) akan melakukan peng­awasan ketat. Terutama saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahap dua tahun ini.

Kepala Disdik Provinsi Jabar, Dedi Supandi, menjelaskan, pengawasan tersebut dilaku­kan agar tindakan pungli yang baru terjadi di lingkungan pendidikan saat penerimaan PPDB dapat lebih diantisi­pasi lagi.

Dedi mengungkapkan, dalam melakukan pengawasan di tahap kedua PPDB ini, pihaknya akan menambah tim pengawas. Selain itu, pengawasan juga akan diperketat dengan me­libatkan tim pengawasan dari sekolah, pemerhati pen­didikan hingga dewan pendi­dikan.

Meski sudah mempersiapkan dengan matang, ia tak menam­pik tetap berkoordinasi dengan Tim Saber Pungli Provinsi Jawa Barat. “Kalau kondisi sekarang ada pengawasan dengan Saber Pungli itu justru sistemnya semakin ketat. Jadi yang kejadian kemarin (pungli PPDB di SMKN 5 Bandung, red) justru bagian bentuk kerja sama kami untuk memi­nimalisasi pungli,” katanya.

Baca Juga  184.942 Peserta Lulus SBMPTN 2021

Pengawasan tersebut meru­pakan bagian dari bentuk komitmen Disdik Jabar dalam melindungi hingga membe­rikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat, khus­usnya orang tua siswa.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat melaporkan sese­gera mungkin jika menemukan ada dugaan terkait praktik pungli di lingkungan pendi­dikan.

“Kita berharap hal ini didu­kung masyarakat, orang tua dan pemerhati pendidikan bahwa sistem semakin ketat dan berharap PPDB lebih baik,” tuturnya

Sehingga dalam PPDB tahap dua tahun ini, Dedi mengung­kapkan bahwa telah ada 440 ribu siswa yang melakukan pendaftaran secara online di Jawa Barat. (jbr/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.