Duh… Angka Pengangguran di Jakarta Masih Tinggi

by -

METROPOLITAN – Dinas Tenaga Kerja, Transportasi dan Energi Provinsi DKI Ja­karta mengatakan bahwa tingkat pengangguran di Ja­karta Selatan masih relatif tinggi berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) 2021.

”Tingkat pengangguran di Jakarta Selatan dirasakan masih relatif tinggi dan ma­salah ketenagakerjaan masih menjadi tantangan Pemprov DKI Jakarta ke depan,” terang Kepala Bidang Penempatan Dinas Tenaga Kerja, Trans­portasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Saigor Polmatua Gultom, saat ditemui di Ja­karta, kemarin.

Saigor menyebutkan, ber­dasarkan Badan Pusat Sta­tistik (BPS) 2021 pada wi­layah Jakarta Selatan tingkat pengangguran terbuka sebe­sar 7,33 persen. Namun jika dibandingkan tahun sebe­lumnya masih terasa tinggi lantaran tingkat pengang­guran di Jakarta Selatan pada 2019 mencapai 6,85 persen dan pada 2020 sebe­sar 10,79 persen.

Baca Juga  Risau Generasi Milenial Terancam Pengangguran

Adapun tingkat pengang­guran yang relatif tinggi di Jakarta Selatan dipengaruhi pertambahan jumlah peng­angguran itu sendiri dan pertumbuhan kesempatan kerja yang tidak seimbang.

Disebutkan pula adanya pandemi Covid-19 yang sem­pat melanda Indonesia, se­hingga kegiatan pameran bursa kerja menjadi tertunda selama dua tahun. Maka dari itu, pihak Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Kota Adminis­trasi Jakarta Selatan (Sudis Nakertransgi Jaksel) meny­elenggarakan kegiatan pa­meran bursa tenaga kerja pada 27 sampai 28 Juli 2022.

Kegiatan yang diseleng­garakan di Pasaraya Blok M ini diharapkan mampu men­gatasi masalah pengangguran yang terjadi di Provinsi DKI Jakarta, sehingga berdampak dan dirasakan langsung ma­syarakat.

Menurut Saigor, adanya ke­sempatan perusahaan mem­buka lowongan kerja dan menerima para pelamar nanti­nya bisa mendukung perce­patan pertumbuhan ekonomi nasional di DKI Jakarta.

Baca Juga  390.731 Warga Bogor Nganggur, 465.670 Orang Masuk Katagori Miskin

”Kondisi perekonomian DKI Jakarta terus dilakukan agar kondusif, sehingga mampu mendukung percepatan per­tumbuhan ekonomi nasional yang diharapkan mampu membuka kesempatan kerja,” tuturnya.(rep/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.