Ini Profil Singkat Paul Yong, Anggota Dewan di Malaysia yang Divonis BUi 13 tahun dan Dua Cambukan setelah Perkosa ART asal Indonesia

by -
Paul Yong. (IST)

METROPOLITAN.id – Paul Yong, mantan anggota Dewan Eksekutif Perak, Malaysia, akhirnya divonis 13 tahun penjara dan dua cambukan.

Paul Yong dinyatakan bersalah karena memperkosa seorang asisten rumah tangga (ART) yang berasal dari Indonesia, medio tiga tahun lalu.

Dikutip dari detikcom, putusan itu dijatuhkan oleh Pengadilan Tinggi Ipoh, Malaysia. Ketua majelis hakim dalam perkara ini adalah Abdul Wahab Mohamed.

Paul Yong dinyatakan bersalah. Hakim menilai seharusnya Paul Yong sebagai majikan melindungi ART-nya.

“Sebagai majikan, Anda harus melindunginya, terutama ketika dia berasal dari negara lain, dan tidak bertindak sesuai keinginan Anda,” ujar hakim Abdul dilansir The Star.

“Pengadilan mempertimbangkan kepentingan umum dari kasus ini, dan pelajaran tidak hanya bagi terdakwa, tetapi juga bagi mereka yang berniat untuk melakukan kejahatan serupa,” imbuhnya.

Baca Juga  30 PENYANYI KOMPAK SERUKAN PERSATUAN

Dalam penilaian 45 menitnya, hakim mengatakan pengadilan telah menemukan bahwa korban dapat dipercaya, jujur dan mengatakan yang sebenarnya, dan bahwa pernyataannya meyakinkan.

“Pengadilan juga menemukan bahwa korban tidak mengarang cerita hanya untuk kembali ke negara asalnya. Ada juga unsur renungan dari para saksi pembela,” tutur hakim.

Penasihat hukum utama Paul Yong, Datuk Rajpal Singh selama mitigasi mengatakan bahwa terdakwa menikah dan memiliki empat anak, dan merupakan satu-satunya pencari nafkah keluarga.

Ia mengatakan ini adalah pelanggaran pertama kliennya. Ia tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya. Rajpal mengatakan kepada pengadilan bahwa mereka akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Salim Bashir, penasihat terdakwa lainnya, mengatakan kliennya adalah seorang politisi dan anggota dewan selama sembilan tahun.

Baca Juga  PPKM Level 3, Puncak Diserbu Pelancong

Paul Yong sendiri merupakan anggota dewan daerah Tronoh di Perak sejak 2013.

Dia juga merupakan anggota Dewan Eksekutif Perak (Exco) dari Partai Tindakan Demokratik (DAP) dari 2018 hingga 2020.

DAP diketahui tergabung dalam koalisi pemerintahan Pakatan Harapan, yang sempat berkuasa dan dipimpin Mahathir Mohamad yang pernah menjadi Perdana Menteri (PM) Malaysia.

Paul Yong kemudian keluar dari DAP dan bergabung ke Parti Pribumi Bersatu Malaysia (BERSATU). (dtk/ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *