Jakarta dan Bandung Jadi Tuan Rumah KTT Y20, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil Sambut Antusias

by -

METROPOLITAN.id – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Youth 20 (Y20) bakal digelar di Indonesia pada 17-24 Juli mendatang. Jakarta dan Bandung menjadi tuan rumah puncak pertemuan pemuda dari 20 negara tersebut.

Hal tersebut disampaikan Co-Chair Y20 Indonesia 2022, Nurul Hidayatul Ummah, saat konferensi pers secara virtual, Sabtu (2/7).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut hadir dalam konferensi pers ini. Keduanya menyatakan antusiasmenya dalam menyambut penyelenggaraan KTT Y20.

Nurul menjelaskan, jelang KTT Y20, kegiatan pra-KTT dan serap aspirasi telah dilakukan dengan melibatkan anak muda di seluruh Indonesia untuk berdiskusi, berdialog, dan bernegosiasi pada isu-isu prioritas, yakni ketenagakerjaan pemuda, transformasi digital, planet yang berkelanjutan dan layak huni, serta keberagaman dan inklusi.

“Y20 melibatkan para pemuda dari berbagai daerah dengan pelaksanaan pra- KTT di Palembang, Lombok, Balikpapan, dan Manokwari” ujar Nurul.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku siap memberikan dukungan dalam bentuk fiskal<span;> dan fasilitas untuk memastikan KTT Y20 berjalan dengan baik.

“Kami berharap Y20 menghasilkan pandangan anak muda yang harus diakomodasi oleh G20,” harap Anies.

Baca Juga  UPT Pengolahan Sampah Parung Gandeng Koramil Bagikan Ratusan Takjil

Menurutnya, kontribusi Jakarta dan Bandung dalam Y20 memang penting. Akan tetapi, yang paling penting adalah produk yang menunjukan aspirasi anak muda mengenai masalah yang dihadapinya tidak hanya dalam bentuk dokumen tapi diikuti dengan upaya yang nyata.

Bicara soal kontribusi anak muda, Anies menjelaskan bahwa Jakarta telah lama melibatkan anak muda secara aktif. Baginya anak muda senantiasa memiliki ide yang inovatif untuk dilakukan.

“Salah satunya kami melibatkan anak muda dalam pembangunan infrastruktur transportasi di Jakarta. Kami selalu bilang kalau pembangunan halte di Jakarta itu adalah kontribusi anak muda. Kami juga memiliki Jakpreneur yang mayoritas merupakan anak muda,” kata Anies.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai bahwa isu yang dibawa Y20 sangat krusial. Salah satunya, mengenai planet yang berkelanjutan dan layak huni yang dalam hal ini sangat relevan dengan kondisi saat ini.

“Upaya menciptakan sustainability dengan berfokus pada planet, people, dan profit perlu untuk dibahas oleh pemimpin dunia sehingga No One Left Behind. Untuk itu, kita menyediakan anggaran dan dukungan penuh lainnya untuk Y20,” jelas Ridwan Kamil.

Baca Juga  Perkuat Silaturahmi dan Networking, IKA FISIP USU Jakarta dan Sekitarnya Gelar Reuni Akbar

Ridwan Kamil juga menunjukan komitmen Pemprov Bandung untuk mempopulerkan empat isu yang dibawa Y20 lewat berbagai kegiatan kreatif.

Youth Innovation Festival juga akan dilaksanakan pada 27 Agustus mendatang untuk menunjukan keseriusan Indonesia untuk meningkatkan keterlibatan anak muda.

Di satu sisi, Bandung dengan reformasi birokrasinya yang dinamis terus berupaya untuk menciptakan keterlibatan yang inklusif, terutama bagi anak muda. Ridwan Kamil mengaku bahwa Bandung menjadi salah satu wilayah yang sangat memberdayakan anak muda.

“Kami punya beragam program yang turut melibatkan anak muda. Salah satunya Jabar Future Leaders. Saya juga berharap ada atau tidaknya Y20, rekomendasi yang berhasil dicapai pada Y20 ini dapat menjadi landasan pembangunan di berbagai daerah, khususnya di Bandung,” tutur Ridwan Kamil.

Y20 Co-Chair, Michael Sianipar mengatakan, Y20 berupaya menunjukan sisi terbaik dari Indonesia serta merangkul anak muda secara inklusif di berbagai daerah.

“Rangkaian acara mulai dari pra-KTT, makan malam bersama dengan Puan Maharani selaku Ketua DPR RI, mengunjungi beberapa lokasi strategis yang menunjukan diversitas Indonesia seperti Kepulauan Seribu, Masjid Istiqlal, dan Gereja Katedral, talk show dengan pembicara dari dalam negeri dan luar negeri membahas mengenai isu utama, pelaksanaan KTT, serta pembuatan deklarasi anak muda yang akan disampaikan pada KTT G20 di bulan November mendatang,” jelasnya.

Baca Juga  Tiga Megaproyek Ridwan Kamil Ada di Bogor

Harapannya, hasil dari seluruh diskusi delegasi Y20 pada KTT Y20 dapat menjadi rekomendasi strategis yang diberikan pemuda kepada kepala negara perwakilan G20 dan isu ketenagakerjaan pemuda, transformasi digital, planet yang berkelanjutan dan layak huni, serta keberagaman dan inklusi dapat terus diprioritaskan dalam pembangunan setiap daerah, khususnya bagi anak muda.

“Pada acara KTT Y20 ini kita dapat menunjukkan bahwa pemuda Indonesia sangat bangga dengan Indonesia menjadi tuan rumah G20. Ini momennya Indonesia. Kita tunjukan kekuatan institusi demokrasi kita, pembangunan perekonomian, dan keberagaman kita kepada dunia. Dari Jakarta dan Bandung, kita harap para delegasi dunia merasakan keberagaman Indonesia dan optimisme para pemudanya,” tandas Michael. (*/fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *