Kesepakatan Kerja Sama Beres, Perumda Tirta Pakuan Mulai Garap IPA Milik PT Unitex

by -
Direktur Teknik Perumda Tirta Pakuan Ardani Yusuf meninjau proses pengurasan IPA milik PT Unitex yang akan sudah dikerjasamakan penggunaan kapasitas airnya. (Ryn/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menggeber kerjasama penggunaan Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik PT Unitex Tbk.

Teranyar, kedua pihak sudah menyelesaikan MoU atau nota kesepakatan kerjasama. Sebelum beroperasi, IPA yang bisa memproduksi 50 liter per detik air bersih, dilakukan pengurasan untuk membersihkan sedimen atau lumpur yang ada.

Apalagi, IPA milik PT Unitex diketahui sudah empat tahun tidak pernah dilakukan pengurasan.

“Ini merupakan bentuk lima program kerja, yang salah satunya penambahan kapasitas produksi. Dengan mengoptimalkan IPA atau SPAM milik PT Unitex,” kata Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan, Ardani Yusuf saat ditemui awak media di IPA PT Unitex, Kota Bogor, Selasa (12/7).

Baca Juga  Syarifah Isolasi Mandiri Covid-19, Plh Sekda Kota Bogor Diemban Asisten Pemerintahan

“Alhamdulillah beberapa hari lalu sudah ada kesepakatan sudah ada MoU melalui direktur umum,” imbuh Ardani.

Untuk tahapan selanjutnya, kata dia, sebelum beroperasi perlu dilakukan pengurasan lantaran pengolahan ini sudah empat tahun lebih tidak dilakukan pengurasan.

Saat melakukan pengurasan pada Selasa (12/7), lumpur yang ada di IPA milik PT Unitex bahkan mencapai lebih dari dua meter.

“Ini salah satu upaya agar IPA ini bisa optimal yaitu dengan kapasitas 50 liter per detik. Untuk hari ini, ini kita tentukan dari departemen produksi, departemen perawatan, dan departemen teknis, untuk saling bersinergi terkait dengan rencana pengoperasian ini,” jelasnya.

Proses pengurasan ini, sambung dia, akan dilanjutkan esok hari (13/7). Pengurasan masih berlanjut dan tidak boleh berhenti karena Unitex sendiri masih membutuhkan air bersih.

Baca Juga  Dua Restoran Mie Gacoan di Bogor Ikut Terancam Disegel

“Sejatinya IPA ini masih berfungsi, kurang lebih 5 liter per detik. Sehingga pengurasannya dilakukan secara bertahap. Instalasi PT Unitex ini nanti akan membantu pelayanan khususnya di zona 1,” tukas Ardani.

Selama ini, kata dia, kapasitas pengaliran air di zona 1 berasal dari dua sumber. Yaitu mata air tangkil dengan kapasitas 120 liter per detik dan dari WTP Cikereteg atau Rancamaya sekitar 40 liter per detik.

Dengan adanya penambahan pasokan air ini, sambung Ardani, tentunya Perumda Tirta Pakuan bisa mengoptimalkan pasokan dari PT Unitex untuk zona 1.

Tentunya ini juga salah satu untuk menunjang penambahan sambungan langsung.

“Kalau 1 meter itu untuk 70 pelanggan dengan 50 liter per detik, ini kurang lebih penambahan di 3.500 pelanggan. Saya berharap kegiatan ini bisa optimal apa yang kita rencanakan, apa yang kita jalankan sesuai apa yang diinginkan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor,” paparnya.

Baca Juga  Masih Banyak Pengendara Terobos Lampu Merah, Polisi Pelototi Simpang Tol Cigombong

Pihaknya pun meminta dukungan masyarakat Kota Bogor dalam upaya peningkatan pelayanan kepada pelanggan, salah satunya mengoptimalkan kerjasama dengan PT Unitex.

Sehingga tidak perlu membangun IPA baru yang membutuhkan biaya investasi besar.

“Jadi kita hanya memanfaatkan IPA yang ada, dan mereka menyampaikan silahkan digunakan,” tutup Ardani. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *