Kesulitan Daftar Online, Ortu Siswa Diminta Datangi Sekolah

by -

METROPOLITAN – Peneri­maan Peserta Didik Baru (PPDB) online untuk SD–SMP di Kabupaten Bogor sudah dibuka sejak Senin (4/7). Di­nas Pendidikan (Disdik) Ka­bupaten Bogor pun terus melakukan pemantauan da­lam proses PPDB.

Hasil temuan di lapangan, masih banyak orang tua siswa yang masih merasa kesulitan melakukan pendaftaran se­cara online.

Kepala Disdik (Kadisdik) Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah, mengatakan, pihaknya bakal segera men­indaklanjuti temuan tersebut.

“Yang jelas mereka itu me­nyampaikan data ke sekolah­nya masing-masing, apabila mereka tidak mampu meny­ampaikan online jadi bahan kami untuk menindaklanju­tinya,” ujar Juanda, kemarin.

Mengatasi persoalan terse­but, ia mengaku bakal berko­ordinasi dengan pihak seko­lah. Ia juga menyarankan orang tua siswa mendatangi sekolah tujuan jika dirasa kesulitan mendaftar online.

Baca Juga  Aku Jadi Pemberani Usai Di-Bully

“Nanti kita akan berkoordi­nasi dengan sekolahnya, ke­napa sih sudah dibuka tapi misal belum ada yang daftar. Nanti kita sarankan masyara­kat datang ke sekolah yang dituju jika memang tidak bisa secara online,” ungkapnya.

Orang tua siswa nantinya, tambah dia, bisa minta di­bantu pihak sekolah untuk diarahkan cara mendaftar lewat sistem online. “Kalau memang saat itu tidak bisa ya mereka harus ke sekolah, nanti di sekolah mungkin bisa dikolektifkan atau minta dibantu pihak sekolah,” te­rangnya.

Menurutnya, pihaknya juga bakal terus memantau proses PPDB untuk mengantisipasi adanya siswa ‘titipan’. Yang jelas, ia menekankan setiap sekolah harus mengikuti atu­ran yang sudah ada.

“Kita berpatokan pada ke­tentuan yang ada, karena kita lihat sistem zonasi, ke­mudian afirmasi, prestasi dan sistem domisili. Yang dominan memang zonasi, itu minimal 50 persen, pasti ini lebih ba­nyak yang tempat tinggalnya dekat sekolah,” katanya.

Baca Juga  Bapopsi Botim Seleksi O2SN

Nantinya, sambung dia, berkas-berkas yang masuk bakal diverifikasi panitia PPDB. Untuk itu, ia meminta panitia tidak main-main dengan atu­ran.

“Kita ada panitia PPDB, nanti mereka yang memveri­fikasi, misal jarak tempat ting­gal. Kita juga ada yang me­mantau di lapangan. Kita bagi semua,” katanya.

Dalam Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Nomor 421/220 – Dis­dik tentang Pedoman Pene­rimaan Pelaksanaan PPDB Tahun Ajaran 2022/2023, PPDB untuk jejang TK/PAUD, SD dan SMP dimulai pada 4 hingga 8 Juli 2022.

Berdasarkan hasil rapat ko­ordinasi Dinas Pendidikan bersama lembaga pendidikan lainnya juga diputuskan, PPDB dibuka dalam empat jalur. Yakni, jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua atau wali dan jalur prestasi. (fin/ py)

Baca Juga  Karena Lalai Anak Tewas Dalam Mobil

Leave a Reply

Your email address will not be published.