Libur Lebaran Haji Mau ke Bandung? Ingat, Masuk Area Publik harus Sudah Booster

by -
Gedung sate di Kota Bandung. (Foto:Jawapos)

METROPOLITAN.id – Bagi anda yang akan memanfaatkan libur Idul Adha tahun 2022 untuk berwisata ke Kota Bandung, perlu tahu bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal mewajibkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster sebagai syarat masuk ke area publik.

Aturan dalam bentuk Peraturan Wali Kota (Perwali) ini diterbitkan Rabu (6/7) dan mulai berlaku per hari ini (7/7).

Menurut Wali Kota Bandung Yana Mulyana, aturan ini dibuat untuk meningkatkan capaian vaksin booster, yang saat ini masih di angka 35 persen.

Pihaknya sepakat proses vaksinasi sebagai bentuk ikhtiar dalam mencegah penyebaran Covid-19.

“Dosis pertama 108 persen, dosis kedua 104 persen, dan dosis ketiga kami masih 35 persen,” katanya dikutip dari jpnn.com, Kamis (7/7).

Baca Juga  PMII Kota Bogor Patungan Bantu Warga Terdampak Covid-19

Ia menjelaskan, Pemkot Bandung menargetkan pasar akhir Agustus nanti, capaian vaksinasi ketiga atau booster Kota Bandung mencapai angka 50 persen.

Untuk mencapai target itu, kata Yana, Kota Bandung kurang lebih membutuhkan 228.000 sasaran yang bila dibagi ke 150 kelurahan, target per hari per kelurahan sebanyak 44 sasaran.

Maka dari itu, mensyaratkan vaksin booster untuk masuk ke area ruang publik, dianggapnya sebagai sebuah langkah yang tepat.

“Untuk percepatan ini, maka akan ada perubahan Perwali, yakni mensyaratkan masyarakat yang akan hadir di ruang publik. Seperti mal, hotel, terminal, bandara dan stasiun, disyaratkan mendapatkan dosis ketiga, seperti yang diatur dalam Perwali,” ujarnya.

Baca Juga  Ditabrak Dari Belakang, Pelajar di Bogor Tewas

Kata Yana, orang-orang yang sudah menerima vaksin booster akan langsung terdeteksi dari aplikasi PeduliLindungi.

“Melalui penerapan kembali aplikasi PeduliLindungi, kita akan tahu kondisi orang-orang yang akan hadir di ruang-ruang publik,” imbuhnya.

Untuk menekan angka penyebaran Covid-19 khususnya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5, Pemkot Bandung bakal menggandeng TNI dan Polri dalam hal penyelenggaraan vaksinasi.

“Alhamdulillah pihak TNI Polri dan dinas terkait, kami akan melakukan proses percepatan vaksinasi teruatam dosis tiga untuk mencegah Covid-19, meskipun saat ini tren terjadi peningkatan di tempat tidur yang kami sediakan 713 terisi atau sekitar 9 persen,” tuturnya.

Ia juga berharap masyarakat kota Bandung tetap melaksanakan protokol kesehatan minimal masker. (jp/ryn)

Baca Juga  Camat Minta Tambang Liar Klapanunggal Ditertibkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *