Mantan Sopir Buka Suara, Polisi Panggil Nindy Ayunda Lagi

by -

METROPOLITAN – Kasus dugaan penyekapan yang dila­kukan Nindy Ayunda memasuki babak baru. Meski Nindy Ayunda masih mangkir dari pang­gilan polisi, mantan sopirnya, Sulaiman, membe­berkan fakta yang sebe­narnya.

Kasus ini bermula dari laporan perempuan ber­nama Rini Diana ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Februari 2022. Rini melaporkan bahwa suaminya, Sulaiman, diduga di­sekap penyanyi Nindy Ayunda.

Ketika itu Sulai­man merupakan sopir Nindy. Saat itu Sulai­man memban­tah pernya­taan istrinya. Ia menyata­kan tidak ada penye­kapan oleh Nindy Ay­unda.

N a m u n kini melalui kuasa hukum­nya, Fahmi Bach­mid, Sulaiman, memberikan klarifikasi ten­tang pernyataan­nya ketika itu.

”Nama saya Sulaiman. Saya ingin menyam­paikan bahwa waktu itu saya pernah klarifikasi soal penyekapan terhadap diri saya dan saya bilang tidak pernah ada penyekapan atau perampasan kemerdekaan,” ujar Sulaiman dalam sebuah video yang diperlihatkan Fahmi Bachdim, kemarin.

Baca Juga  Jane Shalimar Akhiri Status Janda di 2020

Sulaiman mengaku ketika itu sedang berada di bawah tekanan. Tetapi, Sulaiman tidak menjelaskan lebih lanjut tentang sedang di bawah tekanan tersebut.

”Yang benar adalah benar saya disekap 30 hari, tidak boleh bertemu istri dan anak-anak saya,” kata Sulaiman. Dengan begitu, Sulaiman meminta kepada Kapolri Jende­ral Pol Listyo Sigit Prabowo agar diberikan perlindungan hukum.

”Karena di samping penyekapan itu, saya dapat pemu­kulan, ditendang dan kepala saya ditutup kain hitam. Terima kasih,” tutur Sulaiman.

Sementara hingga kini Nindy Ayunda belum ber­hasil memenuhi panggilan polisi. Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, menyebutkan bahwa penyidik sudah mengeluarkan surat pemanggilan ketiga ke­pada pemilik lagu ’Cinta Cuma Satu’ itu.

Baca Juga  Vanessa Angel Ditalak Usai Nikah Tiga Hari

“Surat ketiga sudah kita titipkan, jadi kita sama-sama menunggu saja mudah-mudahan perkaranya lebih jelas karena keterangan saudari N kita butuhkan sekali,” ucap Nur­ma Dewi. (kps/viv/els/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.