PPDB Kota Bogor Selesai, 8.600 Siswa Gagal Masuk SMP Negeri

by -

METROPOLITAN.id – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP di Kota Bogor tahun 2022 secara resmi telah selesai dilaksanakan.

Saat ini, sejumlah siswa baru sudah mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masing-masing sekolahnya secara daring.

Adapun, berdasarkan hasil catatan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, total ada sekitar 14 ribu siswa yang mendaftarkan diri masuk ke 20 SMP Negeri yang ada di Kota Bogor, dalam PPDB tahun 2022.

Namun, dari 14 ribu siswa yang mendaftar, hanya sebanyak 5.600 siswa yang diterima masuk ke SMP Negeri yang ada di Kota Bogor.

“Jadi, dari dua tahap (pendaftaran) itu kurang lebih 14 ribuan siswa yang mendaftar, yang diterima hanya 5.600an siswa sesuai kapasitas sekolah,” kata Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi kepada wartawan, Kamis (21/7).

Baca Juga  Masuk Pesantren, Yuki Kato Menangis

Meski begitu, Hanafi meyakini, untuk siswa yang tidak keterima di SMP Negeri, mereka masih bisa melanjutkan jenjang pendidikannya di SMP Swasta yang ada di Kota Bogor.

“Kalau swasta menurut saya cukup, karena kalau sekolah yang ada di Kota Bogor itu tingkat SMP-nya memungkinkan, SMP Swasta ada 107 sekolah dan Negeri 20 sekolah,” ujar Hanafi saat disinggung apakah siswa yang tidak diterima masuk SMP Negeri akan tetap sekolah di Kota Bogor.

Diketahui, Pelaksanaan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahap pertama di Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai dibuka pada Senin (20/6).

PPDB SMP tahap pertama ini diperuntukan bagi para calon peserta didik yang ingin mendaftar melalui jalur afirmasi dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), perpindahan tugas orang tua, maslahat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta prestasi akademik atau non akademik dan prestasi nilai raport.

Baca Juga  Sadis! Mulut Dilakban, Sopir Grab Dibunuh Penumpang

Beberapa sekolah di Kota Bogor langsung menjadi target serbuan para orang tua calon peserta didik. Salah satu sekolah yang banyak diminati yakni SMP Negeri (SMPN) 1 Kota Bogor.

Sejak pagi hingga pukul 14:00 WIB orang tua calon peserta didik bergantian memasuki ruangan verifikasi dengan membawa map berisi dokumen persyaratan.

Tak jarang, terlihat beberapa guru Sekolah Dasar (SD) membawa tumpukkan map untuk mendaftarkan secara kolektif anak didiknya ke SMPN 1 Bogor. (rez) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *