PT Manakib Rezeki Sah Kelola Kota Bandara Kertajati

by -

Metropolitan – Kamis, 30 Juni 2022 merupakan salah satu hari bersejarah bagi PT Manakib Rezeki (Manakib Realty). Pada hari itu bertempat di Ballroom Lagoon Avenue Bekasi Mall Kota Bekasi Jawa Barat dilaksanakan penandatanganan Akta Jual Beli Saham yang mana Manakib Realty secara sah mengakuisisi saham pada PT. PPRO BIJB Aerocity Development sehingga dalam hal ini Manakib Realty secara sah terlibat sebagai pengelola Kota Bandara Kertajati Aerocity Development.

Manakib Realty bersama dengan PT PP Properti, Tbk. dan PT BIJB Aerocity Development merupakan pemegang saham PT. PPRO BIJB Aerocity Development yang mengelola Kota Bandara Kertajati Aerocity Development secara penuh. Kolaborasi ini diharapkan memiliki prospek cerah di masa mendatang dan menghidupkan kembali pengembangan kawasan Bandara Kertajati yang sempat redup di Kota Majalengka tersebut.

Baca Juga  Manakib Realty Gandeng Guru dan Tenaga Kesehatan

“Alhamdulillah, Suatu kebanggaan bagi Kami sebagai salah satu perusahaan properti di Jawa Barat dapat ikut serta terlibat dalam pengembangan salah satu aset terbesar di Jawa Barat. Semoga Allah SWT dapat melancarkan semua rencana pengembangan Kota Bandara Kertajati di masa mendatang”, ujar Hamzah Muhammad Ali selaku Direktur Utama Manakib Realty yang rencananya akan menunaikan ibadah Haji dalam waktu dekat.

Memulai dengan pengembangan property di Kota Bogor, setelah berubah statusnya menjadi PMA, kini Manakib Realty terus berusaha bangkit usai pandemi dan berani untuk melebarkan sayap khususnya di Kawasan Jawa Barat.

“Kami memiliki banyak rencana untuk dijalankan, segala sumber daya yang ada akan Kami kerahkan. Dimulai dari Kota Bogor, Jawa Barat dan bukan tidak mungkin pengembangan juga akan di tempat lain sehingga Kami dapat memberikan nilai tambah bagi semua stakeholder” tambah Hamzah.

Baca Juga  Penuhi Panggilan DPRD, Vice President Manakib Realty : Tidak Kurang Itikad Baik Kami Menyelesaikan Masalah Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.