Punya Trauma Masa Kecil, Saya Dianggap Gila (habis)

by -

Punya Trauma Masa Kecil, Saya Dianggap Gila (habis)

Sumber: Haibunda

Menyembuhkan luka masa lalu kun­cinya ada pada diri sendiri. Jika ikhlas berdamai maka semua akan bisa di­kondisikan. Selain itu dukungan orang terdekat juga sangatlah penting. Sup­port suami dan keluarga menjadi peno­long saya saat itu. Mereka menyadar­kan saya kembali bahwa harus bisa berubah sebelum semua nya terlambat.

Hal yang menyadarkan saya adalah tentang kematian. Bagaimana takutnya saya ketika kematian itu akan terjadi. Seolah saya mendapatkan bayangan, apabila saya terus menyakiti, memukul anak-anak saya ketika saya emosi, apa­bila Allah SWT mengambil apa yang dititipkan karena saya tidak menjaga dengan baik titipan itu, lalu bagai­mana?

Baca Juga  Aku Berdosa Mencintai Kakak Ipar (3)

Bukankah titipan itu yang dulunya saya doakan setiap hari untuk me­minta kehadiran seorang anak? Namun kenapa hanya karena anak-anak belum mengerti jika mereka salah, saya sam­pai hati menyakiti dan memukulnya?

Semoga yang mengalami hal serupa bisa kembali tersadar dan berubah menjadi jauh lebih baik lagi. Tidak ada ibu yang sempurna tapi selalu ada ja­lan untuk menjadi lebih baik lagi untuk anak-anak dan keluarga kita.

Terima kasih. Semoga cerita ini bisa menginspirasi banyak Bunda-bunda yang berjuang berdamai dari luka ba­tin saat mereka masih kecil. (*)

Tamat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.