Status PPKM Naik, Disdik Kaji Ulang PTM

by -

METROPOLITAN – Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jabodetabek, ter­masuk Kabupaten Bogor, naik kembali menjadi Level 2. Di­nas Pendidikan (Disdik) Ka­bupaten Bogor pun bakal mengkaji ulang aturan Pem­belajaran Tatap Muka (PTM).

Status PPKM ini tertuang dalam Instruksi Menteri Da­lam Negeri (Inmendagri) Nomor 33 Tahun 2022 tentang PPKM Level 2 dan Level 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali. Perpanjangan PPKM ini berlaku per Selasa 5 Juli hing­ga 1 Agustus 2022.

Kepala Disdik Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah, mengatakan, Kabupaten Bo­gor sudah memberlakukan PTM 100 persen sejak status PPKM menjadi Level 1. Dengan Inmendagri baru ini, ia menga­ku bakal berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk me­nentukan status PTM. Yang jelas, dalam menjalankan PTM, pihaknya selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Baca Juga  SDI Al Azkar Gelar Pekan Peduli Korban Banjir Cigudeg

“Artinya, kita tetap berpato­kan pada prokes. Kita juga akan berkoordinasi dengan Satgas Covid. Kita lihat nanti saran dan masukan satgas, karena aturannya nanti di sana,” ujar Juanda, kemarin.

Untuk itu, ia belum menge­tahui secara pasti apakah PTM akan tetap dibolehkan 100 persen atau hanya 75 persen seperti sektor lainnya di PPKM Level 2 ini. “Sejauh ini PTM sudah berjalan. Dengan status PPKM baru, kita akan kaji ulang dan berkoordinasi dengan satgas,” ungkapnya.

Sejauh ini, Juanda menga­takan, penerapan prokes tetap berlaku meski PTM sudah berjalan 100 persen. Kalaupun ditemukan kasus Covid-19 di sekolah, langkah-langkah cepat langsung diambil, ter­masuk penghentian PTM sementara.

“Kalau memang di PTM ini terjadi klaster (penyebaran Covid-19, red), otomatis itu akan kita ambil langkah pem­berhentian PTM sementara. Biasanya yang dihentikan sementara, ya sekolah itu saja (yang ditemukan kasus Covid-19), tidak harus semua ditutup. Paling beberapa hari dihentikan kalau ada klaster,” tandasnya. (fin/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.