Tujuh Spesialis Garong Motor Dibekuk Polisi

by -

METROPOLITAN – Polres Metro Bekasi Kabupaten men­ciduk tujuh orang yang di­duga terlibat dalam komplo­tan pencurian motor di wi­layah Kabupaten Bekasi. Pengungkapan kasus ini be­rawal dari komplotan pelaku yang melakukan aksinya di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi, Kom­bes Pol Gidion Arif Setyawan, mengatakan, pelaku di anta­ranya yakni LIE (30), AS (28) sebagai pemetik dan RYN (35) sebagai penadah. Sementara empat pelaku lainnya yang membantu, mulai dari me­kanik hingga menyebrangkan pengiriman motor. Di anta­ranya, GDN (40), IMT (40), DE (28) dan ATS (46).

Setelah berkoordinasi dengan Subdit Jatanras Polda Lampung untuk pengembangan dan ungkap kasus hingga berhasil diamankan para pelaku yang masing-masing berperan se­bagai pemetik, penadah dan pembantu,” kata Gidion.

Baca Juga  35 Jam Menghilang Di Sungai Ciliwung, Jasad Garong Mengambang

Gidion menjelaskan, pelaku pemetik mengincar rumah-rumah atau kontrakan yang wilayahnya sepi dan banyak terparkir motor. Pengambilan paksa motor-motor itu pun dilakukan dengan memata­hkan stang motor. “(Pelaku) Mematahkan stang motor dan membuka kunci kontak serta menyatukan jalur agar motor bisa dinyalakan,” tuturnya.

Setelah itu, komplotan pela­ku akan kembali memper­baiki kunci kontak sebelum melakukan pengiriman ke Lampung. Pengiriman dila­kukan bekerja sama dengan pihak jasa angkut. Selain itu, bekerja sama dengan oknum petugas di pelabuhan agar bisa meloloskan kendaraan,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, me­reka disangkakan dengan pasal pencurian dengan pemberatan dan pertolong­an jahat dengan cara tadah. Adapun pasal-pasalnya, ya­kni Pasal 363 Ayat 2 KUHP, Pasal 56 KUHP dan Pasal 480 KUHP.

Baca Juga  Haduh… Kasus Kekerasan Anak di Bekasi Melonjak

“Untuk Pasal 363 ancaman maksimalnya penjara tujuh tahun, Pasal 56 ancaman mak­simal tiga setengah tahun dan Pasal 480 paling lama empat tahun,” pungkasnya.(ok/suf/py)

Leave a Reply

Your email address will not be published.