Berantas Narkoba, PNS Bogor Bakal Dites Urine

by -

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Sebagai bentuk langkah nyata, para PNS atau ASN rencananya bakal menjalani tes urine atau tes lainnya untuk memastikan bersih dari narkoba.

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, ASN merupakan pelayan publik yang harus memberikan contoh baik kepada seluruh masyarakat.

“Coba kita ingin buktikan bahwa seluruh ASN Kabupaten Bogor ini bersih narkoba. Dengan pembuktian ini, kita akan lakukan tes urine atau tes lainnya yang akurat bersama BNN Kabupaten (BNNK) Bogor, sehingga ASN Kabupaten Bogor bersih narkoba,” ujar Iwan, Jumat (5/8).

Soal waktu pelaksanaannya, Iwan mengaku akan dilakukan secara random. Yang jelas, ia ingin tes ini dilakukan hingga ke tingkat desa.

Baca Juga  Waspada Varian Baru Covid-19 Masuk ke Bogor, Ini yang Dilakukan Bupati

“Jadwalnya belum bisa kami sampaikan, bukan random lagi, tapi ke depan seluruh ASN hingga tingkat desa akan dites narkoba,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BNNK Bogor, AKBP Moh Syabli Noer mengatakan, pihaknya terus memperkuat kolaborasi dengan Bakesbangpol, Polres, dan Kodim untuk turun langsung ke kecamatan-kecamatan.

Sosialisasi digencarkan dan tes urine terus dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan jaringan peredaran gelap Narkoba di wilayah Kabupaten Bogor.

Menurutnya, BNNK Bogor tidak hanya fokus pada pengedar saja. Para pecandu atau penyalahguna narkoba juga menjadi fokus penanganannya.

Syabli menjelaskan, pihaknya berupaya keras untuk menyadarkan para pecandu agar direhabilitasi hingga sembuh. Ia juga mengaku rehabilitasi tidak dipungut biaya alias gratis karena ditanggung oleh negara.

Baca Juga  Gema Cermat Awasi Masyarakat

“Kami terus berupaya memerangi segala bentuk peredaran narkoba yang berada di wilayah Kabupaten Bogor,” kata Syabli.

Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Sebab, semakin banyak pihak yang memerangi narkoba, semakin sempit ruang untuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Kita semua harus turut serta memerangi narkoba bersama seluruh lapisan masyarakat. Tujuannya agar pemberantasan jaringan narkoba bisa terwujud dengan optimal,” pungkasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.