Gaji 3.039 Guru yang Diusulkan Jadi PPPK di Kabupaten Bogor Bakal Ditangung Pemerintah Pusat

by -
Ilustrasi

METROPOLITAN.id – Pemerintah Kabupaten Bogor saat ini sedang mengusulkan 3.039 guru yang telah lulus passing grade untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada pemerintah pusat.

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, pengangkatan tersebut akan segera dilaksanakan, apalagi pihaknya sudah mengusulkan kepada pemerintah pusat. Bahkan pihaknya akan menganggarkan untuk gaji para guru tersebut pada APBD 2023.

“Sudah kita usulkan ke pusat, tinggal nunggu waktu untuk penganggakatannya kapan,” kata Iwan.

Mengingat kebutuhan anggaran yang tinggi, menurut Iwan, Pemkab Bogor akan menggeser alokasi anggaran yang dinilai tidak terlalu urgent dalam pembangunan yang kemudian dialokasikan untuk memenuhi tunjangan guru PPPK tersebut.

Baca Juga  Wabup Salat Tarawih di Masjid Puncak yang Dihantam Longsor, Beri Bantuan dan Minta Dibentuk Destana

“Yang jelas anggaran ada yang digeser ya. Sekitar ratusan miliar lah untuk kebutuhannya,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman menegaskan jika usulan 3.039 Guru Lulus Passing Grade (GLPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak akan membebankan daerah.

Berdasarkan hasil studi banding pihaknya, Usep mengatakan jika persoalan gaji pegawai yang selama ini diisukan menjadi beban daerah karena menggunakan APBD nyatanya tidak demikian.

“Beberapa waktu lalu kami melakukan studi banding dengan kabupaten kota di Jawa Barat. Ternyata beberapa daerah yang kami datangi itu semuanya mengajukan guru lulus passing grade untuk PPPK, karena gajinya itu dari DAU (Dana Alokasi Khusus), kalau kita (APBD) itu hanya tunjangannya,” kata Usep.

Baca Juga  4.900 Rumah Subsidi Guru di Jabar Siap Dihuni

Dari hasil studi banding tersebut, Usep pun mendorong Pemkab Bogor untuk segera mengusulkan 3.039 Guru Lulus Passing Grade (GLPG) menjadi PPPK kepada pusat sebelum kebijakan tersebut berubah lagi.

“Jadi itu kami usulkan, karena kalau tidak ya kapan lagi. Dan kami mendorong yang lulus passing grade itu diprioritaskan karena takut berubah lagi kebijakannya,” paparnya.

Menurutnya, kondisi itu akan sangat membantu Pemkab Bogor untuk mengangkat ribuan tenaga honorer khususnya guru menjadi PPPK.

“Dan alhamdulilah sudah diajukan oleh Pemkab Bogor,” ungkapnya. (mam)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.