Giliran 6 PNS Dihadirkan KPK Jadi Saksi Kasus Ade Yasin, Ini Nama-Namanya

by -
Suasana sidang lanjutan kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin, dengan agenda menghadirkan saksi dari jaksa KPK, di PN Tipikor Bandung, Senin (8/8). (Foto:Ryan/Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Persidangan keenam kasus dugaan suap yang menyeret nama Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin kembali digelar di PN Tipikor Bandung, Senin (8/8).

Setelah persidangan kelima pada Rabu (3/8) lalu berjalan dengan menghadirkan lima orang saksi dari pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Mulai dari sekretaris daerah (sekda) hingga pejabat SKPD.

Persidangan di Ruang Sidang IV R Soebekti mulai sejak pukul 10.00 WIB dengan agenda pemeriksaan enam orang aksi yang dihadirkan oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pantauan Metropolitan.id, saksi-saksi yang dihadirkan kali ini yakni Pemeriksa Madya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Jawa Barat Emmy Kurnia dan Dessy Amalia.

Selain dua orang PNS BPK Jabar, ada nama pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Baca Juga  Peradah Instruksikan Seluruh Kader Kawal Kepemimpinan Ryano Panjaitan

Diantaranya Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bogor Arif Rahman, Kasubag Penatausahaan Keuangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor Rully Fathurahman dan Kasubag Keuangan Bappenda Kabupaten Bogor, Rizki Setiawan.

Terakhir, yakni ada Mika Rosadi yang kini duduk sebagai Kepala UPT Pajak Jonggol.

Enam saksi tersebut dihadirkan untuk empat terdakwa, yakni Bupati nonaktif Ade Yasin, Kasubag Kasda Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ihsan Ayatullah, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Adam Maulana, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Rizki Tufik Hidayat.

Diketahui, Jaksa Penuntut Umum KPK akan menghadirkan sedikitnya 40 saksi pada agenda sidang pembuktian.

Saksi-saksi tersebut diantara dari pegawai lingkungan Pemkab Bogor dan para pengusaha.

Baca Juga  Di Hadapan World Economic Forum, Menko Airlangga Sampaikan Momen Emas Investasi di Indonesia

Sejauh ini, jaksa KPK sudah menghadirkan lima saksi dari Pemkab Bogor pada persidangan Rabu (3/8) lalu, yaitu Sekretaris Daerah (Sekda) Burhanudin, Subkoordinator Pelaporan Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Hany Lesmanawaty, Kepala Bidang Akuntansi Dan Teknologi Informasi BPKAD Wiwin Yeti Heryati, Sekretaris BPKAD Andri Hadian, serta Kepala BPKAD Teuku Mulya.

Bupat Bogor nonaktif Ade Yasin melalui kuasa hukumnya, Dinalara Butar Butar optimistis akan membuktikan bahwa tidak terlibat dalam perkara dugaan suap terhadap pegawai BPK RI Perwakilan Jawa Barat.

“Kami sangat optimis bisa membuktikan bahwa klien kami tidak bersalah dalam perkara ini,” ujarnya.

Menurutnya, meski eksepsi atau nota keberatan terdakwa tidak diterima oleh majelis hakim yang diketuai Hera Kartiningsih, tapi pihaknya meyakini bahwa hakim akan objektif dan menjunjung tinggi keadilan.

Baca Juga  Bima Arya Bahas Holywings Bareng DPRD

Dirinya optimistis saksi-saksi yang dihadirkan akan mengungkap ketidakterlibatan Ade Yasin.

Terlebih, menurutnya alat bukti KPK tidak lengkap saat menyeret kliennya ke perkara dugaan suap terhadap pegawai BPK. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.