Jadi Saksi KPK, Rully Tegaskan Terdakwa Ihsan Tak Punya Kedekatan dengan Ade Yasin

by -
Kasubag Penatausahaan Keuangan Setda Kabupaten Bogor Rully Fathurahman saat persidangan kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin di PN Tipikor Bandung, Senin (8/8). (Dok. Metropolitan)

METROPOLITAN.id – Kepala Sub Bagian Penatausahaan Keuangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor Rully Fathurahman menjadi salah satu saksi yang dihadirkan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada persidangan lanjutan kasus dugaan suap yang melibatkan Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin di PN Tipikor Bandung, Senin (8/8).

Rully dicecar puluhan pertanyaan oleh majelis hakim maupun Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK.

Di depan majelis hakim yang diketuai Hera Kartiningsih, Rully mengatakan bahwa terdakwa lain yang dianggap aktor utama dalam kasus suap auditor BPK ini yakni Ihsan Ayatullah, tidak mempunyai kedekatan dengan Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin.

Hal itu pun seakan memperkuat tidak adanya perintah dari Ade Yasin untuk menyuap BPK demi mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Baca Juga  Ramai Isu Kota Bogor Minta 6 Kecamatan di Kabupaten Bogor, Wabup: Pelajari Dulu Tata Bernegara

“Tidak. (Ihsan) tidak dekat (dengan Ade Yasin),” katanya dalam persidangan di Ruang Sidang IV R Soebekti itu, Senin (8/8).

Sebelumnya, persidangan keenam kasus dugaan suap yang menyeret nama Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin kembali digelar di PN Tipikor Bandung, Senin (8/8).

Setelah persidangan kelima pada Rabu (3/8) lalu berjalan dengan menghadirkan lima orang saksi dari pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Mulai dari sekretaris daerah (sekda) hingga pejabat SKPD.

Persidangan dimulai sejak pukul 10.00 WIB dengan agenda pemeriksaan enam orang aksi yang dihadirkan oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pantauan Metropolitan.id, saksi-saksi yang dihadirkan kali ini yakni Pemeriksa Madya Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Jawa Barat Emmy Kurnia dan Dessy Amalia.

Baca Juga  Realisasi Pajak PBB Baru Rp82,1 M, Kota Bogor Terapkan QRIS

Selain Rully, ada dua orang PNS BPK Jabar dan beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Diantaranya Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bogor Arif Rahman, Kasubag Penatausahaan Keuangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor Rully Fathurahman dan Kasubag Keuangan Bappenda Kabupaten Bogor, Rizki Setiawan.

Terakhir, yakni ada Mika Rosadi yang kini duduk sebagai Kepala UPT Pajak Jonggol. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.