Jaksa KPK Ogah Beberkan Nama Saksi-Saksi dalam Persidangan Lanjutan Ade Yasin

by -

METROPOLITAN.id – Sidang lanjutan dugaan kasus suap yang menyeret Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin kembali digelar di PN Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Senin (1/8).

Dalam persidangan keempat yang digelar di Ruang Sidang IV R Soebekti itu, majelis hakim menolak eksepsi yang diajukan kuasa hukum Ade Yasin terhadap dakwaan Jaksa Penuntut Umum dan persidangan tetap dilanjutkan dengan pemeriksaan terdakwa Ade Yasin.

Termasuk pemeriksaan saksi-saksi.

Adapun sidang lanjutan Ade Yasin tersebut akan digelar pada Rabu (3/8) nanti, dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari JPU KPK.

Saat persidangan, Jaksa KPK Rony Yusuf mengatakan bahwa pihaknya akan menghadirkan lima orang saksi pada sidang lanjutan.

Baca Juga  Baru Dua Kecamatan di Bogor Punya Rencana Detail Tata Ruang

Kelima orang saksi yang bakal dihadirkan disebut merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor.

“Dari total 35-40 saksi, kami akan hadirkan 5 orang dulu, dari BPKAD Kabupaten Bogor,” katanya, Senin (1/8).

Suasana sidang dugaan kasus suap Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin di PN Tipikor Bandung, Senin (1/8). (Ryan/Metropolitan)

Namun, saat ditanya terkait siapa saja nama-nama saksi yang akan dihadirkan Rabu (3/8) nanti, jaksa KPK enggan menjawab di muka persidangan.

“Nanti kami akan konfirmasi siapa saja yang dihadirkan,” ujar Rony.

Hal itu pun disesalkan salah satu Kuasa Hukum Ade Yasin Dinalara Butar Butar yang sempat meminta jaksa KPK membeberkan nama saksi-saksi yang akan dihadirkan persidangan selanjutnya.

“Kami meminta jaksa menyebutkan siapa saja saksi-saksi tersebut di muka persidangan, agar membuka. Tapi mereka enggan membeberkan,” ucap Dinalara.

Baca Juga  Halim Yohanes nggak Lelah Blusukan dan Temui Warga

Sebelumnya, pada sidang keempat yang berjalan Senin (3/8) sejak pukul 09:30 WIB di PN Tipikor Bandung itu, Ketua Majelis Hakim Hera Kartiningsih memutuskan bahwa persidangan atas terdakwa Ade Yasin (AY) tetap dilanjutkan.

Artinya, eksepsi dari kuasa hukum terkait dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak diterima oleh majelis hakim.

“Bahwa majelis hakim mempelajari dan menimbang eksepsi dari kuasa hukum, juga dari dakwaan, eksepsi tidak dapat diterima,” kata Ketua Majelis Hakim Hera Kartiningsih saat persidangan, Senin (1/8).

Atas putusan tersebut, maka persidangan pemeriksaan terdakwa Ade Yasin akan dilanjutkan untuk pembuktian kasus, dengan pemeriksaan para saksi.

“Maka, pemeriksaan terdakwa AY (Ade Yasin) dilanjutkan, dengan pemeriksaan saksi saksi,” ujarnya.

Baca Juga  AF Skanik Tampil Beringas di Laga Pamungkas

Di akhir persidangan, majelis hakim memutuskan sidang selanjutnya dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari KPK. Rencananya sidang berikutnya akan kembali digelar di PN Tipikor Bandung, Rabu (3/8).

“Dilanjut hari Rabu, 3 Agustus 2022. Pemeriksaan akan saya gabung, terdakwa Ade Yasin dengan terdakwa Ihsan (Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor, red),” imbuh Hera. (ryn)

Leave a Reply

Your email address will not be published.