Keren! Gemblong Jadi Jajanan Khas Pelancong Puncak

by -

METROPOLITAN – Kebera­daan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) men­jadi salah satu sektor penting roda perekonomian. Terlebih, UMKM memiliki peran pen­ting dalam pemulihan eko­nomi setelah dua tahun di­hantam badai Covid-19.

Salah satu UMKM khas Bo­gor di kawasan Puncak, mis­alnya. Gemblong hingga selai pisang sangat familiar bagi pengunjung Puncak. Teru­tama gemblong. Jajanan tra­disional yang satu ini biasanya dijual di pasaran hingga jala­nan kawasan Puncak, Bogor.

Sebut saja gemblong Bu Juju di kawasan Megamendung kini menjadi sebuah ikon ja­janan khas kawasan Puncak. Entik (45), salah seorang pe­rajin gemblong Bu Juju, men­gatakan bahwa gemblong Bu Juju sudah memiliki nama sejak lama.

“Sudah sangat lama. Resep­nya juga turun-temurun. Ke­lebihan dari gemblong Me­gamendung ini berbeda dengan gemblong lainnya,” bebernya.

Baca Juga  Menkop UKM Kembangkan Kampus Kebun di Cisarua

Umumnya, lanjut Entik, tek­nik pembuatan gemblong itu dari bahan matang. Namun, berbeda dengan gemblong Bu Juju. Gemblong ini dibuat dari parutan kelapa asli. Ado­nan dibuat dari bahan men­tahan dan tidak direbus ter­lebih dahulu. Sehingga memunculkan cita rasa ber­beda.

“Kalau direbus dulu, rasanya akan alot. Tapi kalau dari mentah, rasanya akan renyah dan lebih nikmat,” imbuhnya.

Entik berharap UMKM yang ia rintis bersama keluarga ini mendapat dorongan dari Pe­merintah Kabupaten Bogor.

“Di masa mendatang, saya berharapgemblong Bu Juju ini bisa dijumpai di berbagai daerah. Tentu ini harus menda­patkan dukungan dari pe­merintah,” harapnya.

Sebagai informasi, pembua­tan gemblong Bu Juju milik Entik ini diproduksi langsung di Kampung Pasirkaliki, RT 04/06, Desa Sukamaju, Keca­matan Megamendung, Kabu­paten Bogor. (jal/suf/run)

Baca Juga  Fuso Seruduk Dua Mobil di GT Ciawi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *