Marak Penjualan Narkoba, 15 Pengedar Dicomot Polisi

by -

Jajaran Satuan Narkoba Polres Bogor mencomot 15 pengedar dan pemakai narkoba dalam satu bulan terakhir. Para tersangka diamankan di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor.

KAPOLRES Bogor, AKBP Iman Imanuddin, mengung­kapkan, dari tangan 15 ter­sangka, pihaknya menyita 500 gram sabu dan 99 gram gan­ja. Kebanyakan pelaku meru­pakan pekerja swasta yang aktif mengonsumsi narkoba. “Dari 15 tersangka ini ada yang penyalahguna dan pengedar. Mereka dikenakan Pasal 111 Ayat 1 dan 2 atau Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Narkotika,” kata Iman.

Iman menjelaskan, para pengedar masih mengguna­kan modus tempel dalam bertransaksi dengan meny­impan barang di salah satu tempat yang telah disepa­kati pembeli.

“Ke-15 tersangka terancam hukuman 4 sampai 20 tahun penjara. Sedangkan untuk rehabilitasi tersangka tentu harus dilakukan dengan ases­men serta melihat barang bukti yang dimiliki para ter­sangka,” paparnya.

Baca Juga  Demi Adipura, Camat dan Lurah se-Bosel Turun ke Jalan

Iman mengakui maraknya peredaran narkoba di wi­layah Bogor lantaran Kabu­paten Bogor merupakan penyangga ibu kota yang masuk dalam wilayah aglo­merasi Jabodetabek. Sehing­ga menjadi sasaran bandar untuk menjual narkoba. “Ka­rena Bogor punya wilayah perbatasan yang banyak, se­hingga banyak pengedar yang keluar-masuk Bogor. Kita terus mempersempit wilayah peredarannya,” katanya.

Diketahui, 15 tersangka ini merupakan hasil pengung­kapan dari 13 perkara dalam sebulan terakhir. Bahkan, pihaknya saat ini tengah mem­buru bandar-bandar besar yang memasarkan narkoba di wilayah Bogor. “Peredaran yang cukup masif itu di Bogor dan Depok. Sementara pang­sa pasar pengedar rata-rata masyarakat yang berpengha­silan,” ungkapnya. (mam/eka/ py)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *