Persoalan PKL Pakansari Tak Kunjung Usai, Dewan: Ada Satpol PP Cuma Kumpul-kumpul Doang!

by -
Ilustrasi PKL disekitaran Stadion Pakansari. (Dok Radar Bogor)

METROPOLITAN.id – Persoalan Pedagang Kaki Lima (PKL) disekitaran Stadion Pakansari hingga saat ini belum terselesaikan. Apalagi di Jalan Eddy Yoso yang merupakan akses menuju Stadion Pakansari, para PKL bebas berjualan meski ada sejumlah petugas Satpol PP yang berjaga.

Hal tersebut rupanya menjadi perhatian Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Usep Supratman. Ia juga meminta agar Satpol PP Kabupaten Bogor pro aktif menjalankan tugasnya dalam menertibkan para PKL yang berjualan diarea Stadion Pakansari. Sebab, ia melihat banyak Satpol PP yang kerap berjaga diarea Stadion Pakasari tetapi terkesan membiarkan PKL berjualan di jalanan atau pedestrian.

“Satpol PP ini kadang ada truk dan anggotanya yang berkumpul di area Stadion Pakansari. Tapi pedagangnya masih banyak yang jualan di pedestrian,” kata Usep.

Baca Juga  Satpol PP Gerebek Penjual Obat Berkedok Counter HP

Ia menyesalkan dengan kinerja Satpol PP saat ini, apalagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah menggelontorkan anggaran ratusan miliar untuk melakukan penataan di area Stadion Pakansari.

“Percuma Pemerintah Daerah sudah melakukan pembangunan pedestrian untuk fasilitas masyarakat, tapi kenyataanya malah dijadikan tempat jualan PKL. Sedangkan aparat yang seharusnya menertibkan hanya diam saja,” kata dia.

Usep menilai jika persoalan ini sudah lama terjadi dan sempat membaik. Namun sayangnya akhir-akhir ini para PKL muncul kembali, padahal setiap hari petugas Satpol PP ada dilokasi tempat berjualan para PKL.

“Persoalan ini sudah saya sampaikan kepada Satpol PP ketika rapat. Harusnya Kasat yang baru ini belajar dari pengalaman dan bisa bekerja lebih baik lagi,” paparnya.

Baca Juga  Penembakan Dua Pria Tak Dikenal Gegerkan Warga Pulau Buaya Tanjungbalai

Politisi PPP ini menilai pola fikir Satpol PP harus diubah, dimana pada saat penerapan PPKM banyak masyarakat yang dilarang berolahraga kareba pandemi sedangkan PKL tetap dibiarkan berjualan meskipun bukan pada tempatnya.

“Dulu orang yang mau olahraga dilarang-larang. Sekarang PKL yang berjualan malah didiamkan, area Stadion Pakansari yang seharusnya bagus dan rapi malah terkesan kumuh dengan adanya PKL,” tegasnya.

Selain persoalan PKL yang ada di area Stadion Pakansari, Usep juga meminta agar Satpol PP menertibkan pedagang-pedagang yang ada di Pasar Citeurep dan Cibinong. Hal itu seiring dengan semerautnya PKL-PKL yang ada di dalam pasar dan pinggiran pasar yang berdampak kepada kemacetan. (mam)

Baca Juga  6 Pengeroyok Ade Armando Sudah Ditangkap, 2 Masih Diburu

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.