Plt Bupati Bogor Minta Dinas Serius Tindaklanjuti Temuan BPK

by -

METROPOLITAN.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat telah menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)  keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tahun anggaran 2021. Hasilnya, BPK menemukan ada potensi kerugian negara sekitar 40 miliar dari sejumlah dinas.

Dengan telah diserahkannya laporan keuangan tersebut, Pemkab Bogor kali ini mendapat predikat Wajar dengan Pengecualian (WDP).

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, kemunduran opini tersebut tentunya menjadi bahan introspeksi bagi Pemkab Bogor.

Sebelumnya selama enam tahun berturut-turut, Pemkab Bogor mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Iwan menjelaskan, dari laporan hasil pemeriksaan tersebut, BPK menemukan adanya kelemahan sistem pengendalian internal dan ketidakpatuhan terhadap perundang-undangan yang perlu mendapat perhatian.

Baca Juga  Bupati Bogor Larang Pns Cuti

Di antaranya, pengelolaan retribusi pelayanan persampahan atau kebersihan yang tidak memadai, pelaksanaan tender yang tidak sesuai dengan ketentuan, kekurangan volume dan ketidaksesuaian spesifikasi pada paket pekerjaan gedung dan bangunan serta jalan, irigasi dan jaringan.

“Kondisi tersebut telah mempengaruhi opini laporan keuangan secara signifikan,” ujar Iwan saat mengikuti Rapat Paripurna di DPRD Kabupaten Bogor, Rabu (3/8).

Untuk itu, Iwan dengan tegas meminta kepala perangkat daerah terkait untuk menindaklanjuti temuan BPK tersebut. Pemkab Bogor diberi waktu 60 hari untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

Menurut Iwan, perangkat daerah atau dinas harus bersungguh-sungguh dalam memperbaiki segala kekurangan dan kekeliruan. Ia berharap kondisi tersebut tak terulang kembali di tahun-tahun yang akan datang.

Baca Juga  Ternyata Ada Cara Mengemas Durian Untuk Di Bawa Di Pesawat Agar Bau Nya Tidak Menyengat

“Saya minta kepada para kepala perangkat daerah terkait untuk segera menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan BPK tersebut dan bersungguh-sungguh dalam memperbaiki segala kekurangan dan kekeliruan untuk perbaikan pada tahun-tahun yang akan datang,” tandasnya. (fin)

Leave a Reply

Your email address will not be published.